
Kediri – Gerakan Perpustakaan Anak Nusantara (GPAN) Regional Kediri menggelar HOMPIMPA! Festivaria Sastra Anak Dhahanapura di Rumah Budaya – Warung Setono Goerih, Jalan Untung Suropati Nomor 23, Pakelan, Kota Kediri. Festival sastra anak tersebut berlangsung selama tiga hari, 18-20 September 2026.
Festival dibuka dengan rangkaian kegiatan literasi yang melibatkan anak, pegiat sastra, komunitas, dan masyarakat. Sejumlah agenda disiapkan, mulai dari bazar buku dan pameran, Lumbung Srawung, Ekoliterasi, Pojok Dongeng, Tarik Tembang, hingga peluncuran karya.

Ketua Pelaksana HOMPIMPA! Festivaria Sastra Anak Dhahanapura, Gema Rohullah Khumaini, mengatakan festival tersebut dirancang sebagai ruang pertemuan yang mempertemukan anak dengan berbagai bentuk pengalaman sastra.
“Kegiatan literasi mulai meningkat dan sastra juga mulai mendapat perhatian. Tetapi, sastra anak masih relatif sepi peminat. Padahal, sastra anak memiliki karakter tersendiri, baik dari bahasa maupun tema yang harus disesuaikan dengan tahapan usia anak,” ujar Gema.
Pada hari pertama, Jumat, 18 September 2026, kegiatan diisi dengan bazar buku dan pameran. Agenda tersebut berlangsung bersamaan dengan Lumbung Srawung bertajuk Sehari Menjadi Anak-anak bersama Zuly Kristanto dan Sunarno.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Ekoliterasi bersama Dwi Rahmah serta Pojok Dongeng yang menghadirkan Kak Ulya, Kak Hilmi, Kak Tobi, dan Kak Abhi.

Pada Sabtu, 19 September 2026, festival memasuki hari kedua dengan Lumbung Srawung bertema Membaca yang Fiksi, Memahami yang Fakta bersama KUBUS dan Selasar Dharma Melingkar.
Agenda berikutnya yakni Membaca yang Lalu, Menggali yang Hilang bersama Rendra Agusta. Pada malam harinya, peserta mengikuti Tarik Tembang bertajuk Membaca Tembang, Menafsir Cerita bersama Danang Wijoyanto.

Puncak festival berlangsung Minggu, 20 September 2026. Selain bazar buku dan pameran, agenda utama diisi dengan pembukaan festival, penghargaan karya, serta peluncuran sejumlah buku.
Karya yang diluncurkan meliputi Cerita Anak Dwibahasa, Puisi Anak, Kritik Sastra Anak, Antologi Puisi Anak, dan Antologi Kritik Sastra Anak. Rangkaian kegiatan juga diisi penampilan Sing A Song dan dongeng anak.
HOMPIMPA! Festivaria Sastra Anak Dhahanapura menjadi ruang perjumpaan yang menghadirkan sastra melalui berbagai bentuk kegiatan. Tidak hanya membaca, peserta dapat menikmati sastra melalui dongeng, tembang, diskusi, pertunjukan, pameran, dan karya.






