Berita

Serangan Besar AS–Israel di Teheran Tewaskan Puluhan Pejabat Tinggi Iran

×

Serangan Besar AS–Israel di Teheran Tewaskan Puluhan Pejabat Tinggi Iran

Sebarkan artikel ini
Sumber: https://www.baritopost.co.id/serangan-as-ke-iran-ini-pejabat-iran-yang-tewas/

TEHERAN, 6 Maret 2026Urupedia.id Iran menghadapi krisis kepemimpinan terbesar dalam sejarah republik Islam tersebut setelah serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026 menewaskan sejumlah pejabat tertinggi negara, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.

Serangan yang oleh militer Amerika Serikat disebut “Operation Epic Fury” menghantam berbagai fasilitas militer, pusat komando, serta kompleks kepemimpinan di Teheran dan sejumlah kota strategis Iran.

Operasi tersebut menjadi eskalasi terbesar konflik di Timur Tengah dalam beberapa dekade terakhir.

Pimpinan Tertinggi Iran Tewas

Kematian Ali Khamenei dikonfirmasi pemerintah Iran sehari setelah serangan berlangsung.

Pemimpin berusia 86 tahun itu dilaporkan tewas ketika kediamannya di Teheran menjadi salah satu target utama serangan udara.

Selain Khamenei, beberapa tokoh penting pemerintahan dan militer Iran juga dilaporkan tewas dalam serangan yang sama, di antaranya:

  • Aziz Nasirzadeh – Menteri Pertahanan Iran
  • Abdolrahim Mousavi – Panglima Angkatan Bersenjata Iran
  • Mohammad Pakpour – Komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC)
  • Ali Shamkhani – Sekretaris Dewan Pertahanan Nasional
  • Mohammad Shirazi – Kepala Kantor Militer Pemimpin Tertinggi

Serangan tersebut secara khusus menargetkan fasilitas komando militer, pangkalan udara, dan infrastruktur rudal Iran.

Serangan dilakukan menggunakan pesawat tempur, rudal jelajah, dan drone yang diluncurkan dari kapal perang serta pangkalan militer di kawasan Teluk.

Ratusan Korban dan Kerusakan Infrastruktur

Otoritas Iran melaporkan jumlah korban tewas akibat rangkaian serangan sejak 28 Februari terus meningkat.

Hingga awal Maret 2026, sedikitnya 867 orang dilaporkan meninggal dunia dan ribuan lainnya luka-luka.

Sebagian korban merupakan personel militer dan pejabat keamanan yang berada di markas besar Garda Revolusi dan fasilitas militer lainnya.

Serangan juga dilaporkan menghantam beberapa kota penting seperti Isfahan, Karaj, dan Qom.

Selain korban militer, sejumlah warga sipil juga dilaporkan menjadi korban akibat serangan terhadap infrastruktur strategis dan fasilitas pendidikan.

Berkabung Nasional dan Kekosongan Kekuasaan

Pemerintah Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari setelah kematian Khamenei.

Jenazahnya direncanakan dimakamkan di kota kelahirannya, Mashhad, setelah prosesi penghormatan publik di Teheran.

Kematian Khamenei menciptakan kekosongan besar dalam struktur kekuasaan Iran karena ia memegang otoritas tertinggi dalam sistem politik negara tersebut selama lebih dari tiga dekade.

Dewan transisi sementara dilaporkan dibentuk untuk mengelola pemerintahan hingga pemilihan pemimpin tertinggi baru dilakukan.

Eskalasi Konflik Regional

Serangan tersebut memicu balasan Iran berupa peluncuran rudal dan drone ke berbagai target di Timur Tengah, termasuk wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk.

Ketegangan ini meningkatkan kekhawatiran komunitas internasional terhadap kemungkinan konflik regional yang lebih luas.

Sejumlah negara besar dan organisasi internasional mendesak penghentian segera aksi militer dan membuka jalur diplomasi untuk mencegah perang yang lebih luas di kawasan.

Oleh: Krisna Wahyu Yanuar

Advertisements
Index