Urupedia – Terjemah Kitab Matan Al-Ghayah wat Taqrib karya Syekh Syihabuddin Abu Syujak Al-Ashfahani bab nikah. Kitab ini sering dikenal dengan Kitab Taqrib yang banyak di kaji oleh pondok pesantren.
Kitab Nikah
كتاب النكاح وما يتعلق به من الأحكام والقضايا
النكاح مستحب لمن يحتاج إليه ويجوز للحر أن يجمع بين أربع حرائر وللعبد بين اثنين ولا ينكح الحر أمة إلا بشرطين عدم صداق الحرة وخوف العنت
Nikah itu sunah bagi orang yang membutuhkan istri banyak. Diperbolehkan bagi orang merdeka memiliki istri empat secara bersamaan. Dan bagi seorang hamba diperbolehkan memiliki istri dua secara bersamaan. Seorang yang merdeka tidak diperbolehkan menikahi budak perempuan kecuali dengan dua sarat: 1) Tanpa mas kawin dan takut Zina. 2) Kehabisan wanita merdeka.
HUKUM PRIA MEMANDANG WAJAH WANITA
ونظر الرجل إلى المرأة على سبعة أضرب أحدها نظرة إلى أجنبية لغير حاجة فغير جائز والثاني نظرة إلى زوجته أو أمته فيجوز أن ينظر إلى ما عدا الفرج منهما والثالث نظرة إلى ذوات محارمه أو أمته المزوجة فيجوز فيما عدا ما بين السرة والركبة والرابع النظر لأجل النكاح فيجوز إلى الوجه والكفين والخامس النظر للمداواة فيجوز إلى المواضع التي يحتاج إليها والسادس النظر للشهادة أو للمعاملة فيجوز النظر إلى الوجه خاصة والسابع النظر إلى الأمة عند ابتياعها فيجوز إلى المواضع التي يحتاج إلى تقليبها.
Seorang laki-laki memandang wanita itu ada tujuh macam hukum:
- Laki-laki memandang wanita lain tanpa ada keperluan maka tidak boleh;
- Memandang kepada istrinya sendiri atau budaknya maka diperbolehkan memandang selain kemaluan;
- Memandang perempuan kerabat atau amat yang dinikahi diperbolehkan memandang selain sesuatu mulai pusar sampai lutut;
- Memandang perempuan karena akan dinikahi maka diperbolehkan memandang ke wajah dan dua telapak tangan;
- Memandang perempuan yang sedang diobati maka diperbolahkan memandang tempat yang dibutuhkan untuk diobati;
- memandang perempuan uang member kesaksian atau untuk memperkerjakan maka diperbolehkan memandang khusus wajah;
- Memandang budak perempuan yang aka dibelinya maka boleh memandang tempat yang dajadikan pedoman diterimanya dalam jual beli budak.
Fasah Sahnya Nikah
(فصل) ولا يصح عقد النكاح إلا بولي وشاهدي عدل ويفتقر الولي والشاهدان إلى ستة شرائط الإسلام والبلوغ والعقل والحرية والذكورة والعدالة إلا أنه لا يفتقر نكاح الذمية إلى إسلام الولي ولا نكاح الأمة إلى عدالة السيد
Tidak sah nikah kecuali dengan kehadiran seorang wali dan kehadiran dua saksi yang adil
Seorang wali dan dua saksi membutuhkan enam syarat: Islam, balig, berakal, merdeka, laki-laki, adil,
kecuali pernikahan seorang amat dimmi, maka tidak membutuhkan Islamnya seorang wali dan nikahnya seorang amat tidak membutuhkan adilnya tuan.
Wali Nikah
وأولى الولاة الأب ثم الجد أبو الأب ثم الأخ للأب والأم ثم الأخ للأب ثم ابن الأخ للأب والأم ثم ابن الأخ للأب ثم العم ثم ابنه على هذا الترتيب فإذا عدمت العصبات فالمولى المعتق ثم عصابته ثم الحاكم
Wali yang utama adalah: 1. Ayah. 2. Kakek (Bapaknya ayah) 3. Saudara laki laki seayah seibu 4. Saudara laki laki se ibu saja; 5. Anak laki laki saudara laki laki se ayah se ibu 6. Anak laki laki saudara laki laki se ayah saja; 7. Paman ( saudara ayah ) 8. Anak paman ( saudara ayah ). Apabila urutan wali diatas tidak ada semua maka 9. Tuan yang memerdekannya. Kemudian bila tidak ada semua mulai nomor 1 sampai 9 maka ahli waris asobahnya nomor 9. 10. Hakim.
Khitbah (Lamaran)
ولا يجوز أن يصرح بخطبة معتدة ويجوز أن يعرض لها وينكحها بعد انقضاء عدتها
والنساء على ضربين ثيبات وأبكار فالبكر يجوز للأب والجد إجبارها على النكاح، والثيب لا يجوز تزويجها إلا بعد بلوغها وإذنها.
Tidak diperbolehkan menjelaskan lamaran seorang yang dalam keadaan iddah. Dan diperbolehkan menawarkan lamaran dan nikah kepadanya setelah selesai iddah.
Perempuan itu ada dua gadis dan janda. diperbolehkan bagi seorang ayah dan kakek memaksa nikah kepada seorang gadis . Sedangkan janda, tidak diperbolehkan dinikahkan kecuali setelah dewasa dan mengijinkan
Fasal Wanita yang Haram Dinikahi
(فصل) والمحرمات بالنص أربع عشرة سبع بالنسب وهن الأم وإن علت والبنت وإن سفلت والأخت والخالة والعمة وبنت الأخ وبنت الأخت واثنتان بالرضاع الأم المرضعة والأخت من الرضاع وأربع بالمصاهرة أم الزوجة والربيبة إذا دخل بالأم وزوجة الأب وزوجة الابن وواحدة من جهة الجمع وهي أخت الزوجة ولا يجمع بين المرأة وعمتها ولا بين المرأة وخالتها ويحرم من الرضاع ما يحرم من النسب
وترد المرأة بخمسة عيوب بالجنون والجذام والبرص والرتق والقرن ويرد الرجل بخمسة عيوب بالجنون والجذام والبرص والجب والعنة.
Wanita mahram (yang haram dinikah) ada empat belas. Tujuh sebab nasab: 1. Ibu dan keatas, 2. Anak perempuan dan kebawah, 3. Saudara perempuan, 4. Bibik dari Ibu, 5. Bibik dari ayah, 6. Anak Perempuan Saudara laki-laki, 7. Anak perempuan saudara perempuan. Dua sebab menyusui: 1. Ibu yang menyusui, 2. Saudara perempuan sesusuan. Empat sebab perkawinan, 1 Ibu istri, 2. Anak tiri yang sudah disetubuhi Ibunya, 3. Istri ayah, 4. Istri anak. Satu sebab mempersatukan yaitu saudara perempuan istri. Tidak boleh dibarengkan antar perempuan dan bibik dari bapak atau ibunya. Dan diharamkan sebab susuan sebagaimana sebab keturunan.
Perempuan di tolak dengan sebab lima hal; 1. Gila. 2. Menderita penyakit lepra. 3. Belang. 4. Tersumbat oleh daging kemaluannya. 5. Tersumbat tulang kemaluannya.
Laki-laki ditolak sebab lima hal: 1. Gila. 2. Menderita lepra. 3. Belang. 4. Terpotong kemaluannya. 5. Impoten.
Fasal Menyebut Mahar
(فصل) ويستحب تسمية المهر في النكاح فإن لم يسم صح العقد ووجب المهر بثلاثة أشياء أن يفرضه الزوج على نفسه أو يفرضه الحاكم أو يدخل بها فيجب مهر المثل وليس لأقل الصداق ولا لأكثره حد ويجوز أن يتزوجها على منفعة معلومة ويسقط بالطلاق قبل الدخول نصف المهر.
Disunahkan menyebutkan mahar dalam nikah. Bila tidak disebutkan dalam nikah maka akad nikahnya tetap sah. Mahar menjadi wajib karena tiga hal:
- Dia mewajibkan terhadap dirinya sendiri;
- Atau diwajibkan oleh hakim;
- Atau telah menduhulnya. Maka wajib membayar umumnya mahar.
Tidak ada anggaran mahar dalam ukuran sedikit atau banyaknya. Diperbolehkan seorang menikahi perempuan dengan maskawin kemanfaatan sesuatu. Mahar bias gugur separuh akibat talak sebelum dukhul (hubungan intim)
Fasal Walimah
(فصل) والوليمة على العرس مستحبة والإجابة إليها واجبة إلا من عذر.
Pesta acara nikah adalah sunah dan memenuhi undangannya adalah wajib kecuali ada udur atau ada halangan.
Fasal Poligami
(فصل) والتسوية في القسم بين الزوجات واجبة ولا يدخل على غير المقسوم لها لغير حاجة وإذا أراد السفر أقرع بينهن وخرج بالتي تخرج لها القرعة وإذا تزوج جديدة خصها بسبع ليال إن كانت بكرا وبثلاث إن كانت ثيبا وإذا خاف نشوز المرأة وعظها فإن أبت إلا النشور هجرها فإن أقامت عليه هجرها وضربها ويسقط بالنشور قسمها ونفقتها.
Menyamakan (membuat sama) giliran diantara beberapa istri adalah wajib. Tidak diperbolehkan memasuki atau duhul selain istri yang mendapat giliran kecuali ada kebutuhan. Ketika suami hendak berpergian maka dia harus memilih diantara beberapa istri dan keluar dengan yang menang dalam undian. Dan ketika suami beristri muda lagi maka ada bonus untuk istri muda tersebut selama tujuh malam saat gadis, dan tiga hari bila janda. Dan ketia suami takut akan purik-nya istri harus dia nasehati, bila istri menolak untuk dinasehati maka harus pisah ranjang. dan bila istri tetap purik (pulang ke orang tua) maka bisa memukulnya. dan karena purik tersebut gugurlah jatah gilir dan jatah nafkah.
Fasal Khuluk
(فصل) والخلع جائز على عوض معلوم وتملك به المرأة نفسها ولا رجعة له عليها إلا بالنكاح جديد ويجوز الخلع في الطهر وفي الحيض ولا يلحق المختلعة الطلاق.
Khuluk (perceraian) diperbolehkan dengan menawarkan sesuatu yang dikenal dan memiliki wanita itu sendiri dan tidak boleh rujuk kecuali dengan pernikahan barudan khuluk diperbolehkan dalam keadaan suci dan pada saat menstruasi. Khuluk tidak disamakan dengan talak
Fasal Talak
(فصل) والطلاق ضربان صريح وكناية فالصريح ثلاثة ألفاظ الطلاق والفراق والسراح ولا يفتقر صريح الطلاق إلى النية والكناية وكل لفظ احتمل الطلاق وغيره ويفتقر إلى النية وللنساء فيه ضربان ضرب في طلاقهن سنة وبدعة وهن ذوات الحيض فالسنة أن يوقع الطلاق في طهر غير مجامع فيه والبدعة أن يوقع الطلاق في الحيض أو طهر جامعها فيه وضرب ليس في طلاقهن سنة ولا بدعة وهو أربع الصغيرة والآسية والحامل والمختلعة التي لم يدخل بها.
Dan perceraian itu ada dua jenis: Jelas dan Sindiran. Talak Jelas itu ada tiga kata: cerai dan pemisah dan bebas. Talak yang jelas tidak membutuhkan niat, sedang talak kinayah yaitu semua lafat yang memuat talak dan kinayah itu membutuhkan niat. Dan dalam urusan talak, perempuan itu ada macam : 1. Tidak haram: 2. Haram, yaitu perempuan yang dalam keadaan haid. Sedang perempuan yang dicerai mendapat hukum tidak haram yaitu menjatuhkan talak dalam keadaan suci dan belum dikumpuli. Sedangkan talak yang mendapat hukum haram yaitu menjatuhkan talak dalam waktu haid atau dalam keadaan suci tapi sudah dicampuri, perempuan yang telah luas, hamil, perempuan yang dikhuluk tidak dicampurinya.
Fasal Jumlah Talak
(فصل) ويملك الحر ثلاث تطليقات والعبد تطليقتين ويصح الاستثناء في الطلاق إذ وصله به ويصح تعليقه بالصفة والشرط ولا يقع الطلاق قبل النكاح وأربع لا يقع طلاقهن الصبي والمجنون والنائم والمكره.
Orang yang merdeka memiliki kesempatanmencerai istrinya tiga kali, sedang hamba memiliki kesempatan cerai dua kali. Dan sah mengecualikan dalam cerai ketika disambungkan dengan cerai. Dan sah pula menggantungkan cerai dengan sifat dan sarat. cerai tidak sah sebelum menikah.
Ada empat orang yang tidak sah cerainya: 1. Anak kecil, 2. Orang gila, 3. Orang yang sedang tidur, 4. Orang yang dipaksa.
Fasal Talak Raj’i
(فصل) وإذا طلق امرأته واحدة أو اثنتين فله مراجعتها ما لم تنقض عدتها فإن انفضت عدتها حل له نكاحها بعقد جديد وتكون معه على ما بقي من الطلاق فإن طلقها ثلاثا لم تحل إلا بعد وجود خمس شرائط انقضاء عدتها منه وتزويجها بغيره ودخوله بها وإصابتها وبينونتها منه وانقضاء عدتها منه.
Ketika seorang suami menceraikan istrinya satu atau dua kali maka masih ada kesempatan untuk rujuk selama belum habis masa iddahnya. Dan ketika sudah habis masa iddahnya maka boleh untuk menikah kembali dengan pernikahan baru serta mendapatkan sisa talak.
Apabila dia menceraikan tiga kali maka tidak diperbolehkan baginya kecuali dengan adanya lima syarat: 1. Habisnya iddah darinya; 2. Sudah dinikahi laki laki lain 3. Sudah di setubuhi oleh laki-laki lain tersebut 4. Sudah ditalak bain oleh laki laki lain tersebut; 5. Habisnya iddah dari laki laki lain tersebut.
Fasal Ila’
(فصل) وإذا حلف ألا يطأ زوجته مطلقا أو مدة تزيد على أربعة أشهر فهو مول؟؟ ويؤجل له إن سألت ذلك أربعة أشهر ثم يخير بين الفيئة والتفكير والطلاق فإن امتنع طلق عليه الحاكم.
Apabila seorang suami bersumpah tidak akan mencampuri istrinya mutlak atau dalam waktu lebih dari empat bulan, itu adala sumpah ila’. Dan tidak berguan bila seorang istri meminta dalam waktu empat bulan tersebut. Kemudian suami disuruh memilih antara bersetubuh dan bayar kifarat atau cerai. Bila suami menolak maka diceraikan hakim.
Fasal Dhihar
(فصل) والظهار أن يقول الرجل لزوجته “أنت علي كظهر أمي” فإذا قال لها ذلك ولم يتبعه بالطلاق صار عائدا ولزمته الكفارة والكفارة عتق رقبة مؤمنة سليمة من العيوب المضرة بالعمل والكسب فإن لم يجد فصيام شهرين متتابعين فإن لم يستطع فإطعام ستين مسكينا كل مسكين مد ولا يحل للمظاهر وطؤها حتى يكفر.
Dhihar adalah seorang suami mengucapkan kepada istrinya : “kamu atas saya seperti punggung ibuku.” Maka ketika seorang suami mengatakan seperti itu dan tidak diikuti deng talak maka dia boleh kembali kepada istrinya dan wajib membayar kiffarat. Adapun kiffarat dhihar adalah:
- Merdekakan budak perempuan mukmin yang selamat dari cacat melakukan pekerjaan.
- Apabila tidak menemukan maka harus puasa dua bulan berturut turut.
- Apabila tidak mampu maka member makan 60 miskin, setiap miskin satu mud.
Tidak diperbolehkan mencampuri istrinya sampai ia membayar kifarat.
Fasal Qodzaf
(فصل) وإذا رمى الرجل زوجته بالزنا فعليه حد القذف إلا أن يقيم البينة أو يلاعن فيقول عند الحاكم في الجامع على المنبر في جماعة من الناس أشهد بالله إنني لمن الصادقين فيما رميت به زوجتي فلانة من الزنا وإن هذا الولد من الزنا وليس مني أربع مرات ويقول في المرة الخامسة بعد أن يعظه الحاكم وعلي لعنة الله إن كنت من الكاذبين ويتعلق بلعانة خمسة أحكام سقوط الحد عنه ووجوب الحد عليها وزوال الفراش ونفي الولد والتحريم إلى الأبد ويسقط الحد عنها بأن تلتعن فتقول أشهد بالله إن فلانا هذا لمن الكاذبين فيما رماني به من الزنا أربع مرات وتقول في المرة الخامسة بعد أن يعظها الحاكم وعلى غضب الله إن ك
ان من الصادقين.
Ketika seorang suami menuduh zina kepada istrinya maka dia harus di had tuduhan kecuali bila suami tersebut mempunyai saksi atau saling melaknati. Dia harus bersumpah didepan hakim dengan disaksikan masyarakat diatas mimbar: “Saya bersaksi Demi Allah bahwa saya adalah orang yang jujur terhadap apa yang saya tuduhkan terhadap istri saya dan anak ini adalah empat kali dari zina bukan dari saya” dan pada ucapan yang kelima, setelah dia dinasehati hakim: ”Saya dilaknat Allah bila saya bohong.”
Dengan laknat bisa menggugurkan lima: Gugurnya had dari laki-laki, wajib had terhadap perempuan, hilangnya alas tidur, haram untuk selama-lamanya.
Had terhadap istri bisa gugur bila istri meyakinkannya dengan ucapan: “Saya bersaksi Demi Allah 3x ini bohong tentang apa yang dituduhkan terhadap saya 4x dan kali yang kelima semoga saya dimarahi Allah andai dia benar.
Fasal Iddah
(فصل) والمعتدة على ضربين متوفى عنها وغير متوفى عنها فالمتوفى عنها إن كانت حاملا فعدتها بوضع الحمل وإن كانت حائلا فعدتها أربعة أشهر وعشر وغير المتوفى عنها إن كانت حاملا فعدتها بوضع الحمل وإن كانت حائلا وهي من ذوات الحيض فعدتها ثلاثة قروء وهي الإطهارة وإن كانت صغيرة أو آيسة فعدتها ثلاثة أشهر والمطلقة قبل الدخول بها لا عدة عليها وعدة الأمة بالحمل كعدة الحرة وبالإقراء أن تعتد بقرأين وبالشهور عن الوفاة أن تعتد بشهرين وخمس ليال وعن الطلاق أن تعتد بشهر ونصف فإن اعتدت بشهرين كان أولى.
Perempuan iddah itu ada dua macam: ditinggal mati dan tidak ditinggal mati.
Iddah akibat ditinggal mati maka apabila hamil iddah-nya adalah melahirkan. Dal bila tidak hamil maka iddah-nya empat bulan sepuluh hari.
Iddah akibat cerai bukan ditinggal mati apabila hami mak iddah-nya melahirkan, dan jika tidak hamil dan masih subur (haid) maka iddah-nya tiga kali suci.
Iddah bagi perempuan yang dicerai yang masih kecil atau perempuan yang sudah luas (tidak haid lagi) maka iddah-nya tiga bulan.
Perempuan yang dicerai sebelum dikumpuli tidak punya iddah.
Iddah-nya amat yang hamil seperti iddahnya perempuan yang merdeka, dan yang iddah-nya perempuan budak yang dengan ukuran suci adal dua kali suci. Budak perempuan yang ditinggal mati dan tidak hamil maka iddah-nya dua bulan lima malam. Iddah budak perempuan yang dicerai bukan ditinggal mati adalah satu bulan lima belas hari, bila iddah dengan dua bulan itu lebih utama.
Fasal Hak Wanita yang Ditalak Raj’i
(فصل) ويجب للمعتدة الرجعية السكني والنفقة ويجب للبائن السكني دون النفقة إلا أن تكون حاملا ويجوز على المتوفى عنها زوجها الإحداد وهو الامتناع من الزينة والطيب وعلى المتوفى عنها زوجها والمبتوتة ملازمة البيت إلا لحاجة.
Wajib bagi perempuan yang ditalak Raj’i tempat tinggal dan nafkah. Wajib bagi perempuan yang ditalak bain tempat tinggal tidak ada nafkah kecuali dalam kondisi hamil. Wajib bagi perempuan yang ditinggal mati suaminya tidak berhias dan memakai harum haruman dan harus tetap didalam rumah kecuali ada keperluan.
Fasal Iddah Budak Amat
(فصل) ومن استحدث ملك أمة حرم عليه الاستمتاع بها حتى يستبرئها إن كانت من ذوات الحيض بحيضة وإن كانت من ذوات الشهور بشهر فقط وإن كانت من ذوات الحمل بالوضع وإذا مات سيد أم الولد استبرأت نفسها كالأمة.
Barang siapa baru mempunyai amat baru, diharamkan baginya bersenang senang dengannya sehingga benar-benar bebas, bila amat tersebut subur maka dengan ukuran satu haid, dan bila memiliki ukuran bulan maka cukup satu bulan dan apabila dia hamil maka dengan lahirnya anak. Dan ketika tuannya meninggal maka dia merdeka dengan sendirinya seperti amat.
Fasal Radha’ah
(فصل) وإذا أرضعت المرأة بلبنها ولدا صار الرضيع ولدها بشرطين أحدهما أن يكون له دون الحولين والثاني أن ترضعه خمس رضعات متفرقات ويصير زوجها أبا له ويحرم على المرضع التزويج إليها وإلى كل من ناسبها ويحرم عليها التزويج إلى المرضع وولده دون من كان في درجته أو أعلى طبقة منه.
Bila seorang perempuan menyusui dengan susunya sendiri terhadap anak maka setatus anak tersebut menjadi anaknya dengan dua syarat: 1. Anak yang disusui kurang dari dua tahun 2. Dia menyusuinya lima susuan dengan pisah-pisah.
Dan suami dari perempuan tersebut menjadi ayah anak yang di susuinya.
Diharamkan bagi anak yang disusui menikah ibu yang menyusuinya dan juga haram nikah dengan yang senasab dengan ibu tersebut. Haram juga bagi ibu yang menyusui menikahkan anaknya denga anak yang disusuinya keatas dan bebawah
Fasal Menafkahi Keluarga
(فصل) ونفقة العمودين من الأهل واجبة للوالدين والمولودين فأما الوالدون فتجب نفقتهم بشرطين الفقر والزمانة أو الفقر والجنون وأما المولدون فتجب نفقتهم بثلاثة شرائط الفقر والصغر أو الفقر والزمانة أو الفقر والجنون ونفقة الرقيق والبهائم واجبة ولا يكلفون من العمل ما لا يطيقون ونفقة الزوجة الممكنة من نفسها واجبة وهي مقدرة فإن كان الزوج موسرا فمدان من غالب قوتها ويجب من الأدم والكسوة ما جرت به العادة وإن كان معسرا فمد من غالب قوت البلد وما يأتدم به المعسرون ويكسونه وإن كان متوسطا فمد ونصف ومن الأدم والكسوة الوسط وإن كانت ممن يخدم مثلها فعليه إخدامها وإن أعسر بنفقتها فلها فسخ النكاح وكذلك أن أعسر بالصداق قبل الدخول.
Nafkah penopang bagi keluarga itu wajib atas kedua orang tua dan anak. Adapun orang tua maka wajib dinafkahi deng dua syarat: 1. Fakir dan tertekan. 2. Fakir dan gila.
Adapun anak wajib dinafkahi denga tiga syarat: 1. Fakir dan kecil. 2. Fakir dan tertekan. 3. Fakir dan gila. Dan nafkah hamba dan hewan ternak adalah wajib. Mereka semua tidak boleh dipaksa melakukan hal yang mereka tidak mampu.
Nafkah istri yang yang pasrah atas dirinya adalah wajib dan secukupnya. Apabila suami mampu maka nafkahnya dua mud umumnya daerah setempat dari lauk sampai pakaian yang berlaku didaerah setempat. Dan apabila suaminya miskin maka satu mud umumnya daerah setempat yang digunakan lauk dan pakaian orang miskin.
Dan bila harus dilayani maka wajib bagi suami untuk melayaninya. Dan bila suami lebih sulit untuk menafkahinya maka bagi istri berhak untuk membatalkan nikah juga mas kawin
Fasal Hak Asuh Anak
(فصل) وإذا فارق الرجل زوجته وله منها ولد فهي أحق بحضانته إلى سبع سنين ثم يخير بين أبويه فأيهما اختار سلم إليه وشرائط الحضانة سبع العقل والحرية والدين والعفة والأمانة والإقامة والخلو من زوج فإن اختل شرط منها سقطت.
Dan ketika seorang lelaki menceraikan istrinya dan mempunyai anak maka sang ibu lebih berhak merawatnya sampai umur tujuh tahun, kemudian setelah umur tujuh tahun anak disuruh memilih antara bapak dan ibu, mana yang dipilih anak maka disana dia diserahkan.
Dan syarat merawat itu ada tujuh: 1. Berakal 2. Merdeka 3. Mempunyai sifat iffah 4. Amanah 5. Bermukim, 6. Belum memiliki istri/suami baru. Apabila ada salah satu sarat yang tidak dimiliki maka gugur.
Untuk terjemah bab/kitab lain dalam Matan Al-Ghayah wat Taqrib karya Syekh Syihabuddin Abu Syujak Al-Ashfahani, bisa kalian (KLIK DISINI)