Trenggalek, Urupedia – Hujan mengguyur wilayah Kecamatan Watulimo Trenggalek mulai hari Sabtu (08/10/2022) pukul 20.00 WIB sampai Minggu dini hari (09/10) menyebabkan beberapa wilayah tergenang banjir dan menyebabkan tanah longsor.
Ada 7 wilayah yang terjadi tanah longsor dan 2 wilayah terjadi banjir di Kecamatan Watulimo.
TNI, Polisi, pemerintah Kecamatan, dan pemerintah desa dan masyarakat menggunakan alat seadanya untuk membersihkan material longsor yang menimpa rumah warga.
Berikut ini beberapa wilayah yang terkena bencana alam di Kecamatan Watulimo berdasarkan data dari Polsek Watulimo.
Tanah longsor
- Tanah longsor yang terjadi di Tumpak Thilang. Longsor ini sampai menutup sebagian bahu jalan di Desa Tasikmadu.
- Tanah longsor yang tersaji di RT. 032 RW. 005 Desa Tasikmadu yang menimpa salah satu rumah milik Irfan Bayu.
- Tanah longsor yang mengenai bagian belakang dari Pos Polisi di Gemaharjo.
- Tanah longsor yang terjadi di belakang Madrasah Ibtidaiyah (MI) RT. 25 RW. 08 Dusun Suwur Desa Watuagung.
- Tanah longsor yang terjadi di RT. 005 RW. 002 Dusun Krajan Desa Dukuh, tepatnya disamping rumah Samuri.
- Tanah longsor yang mengakibatkan jalan utama di RT. 09 RW. 02 Dusun Glatik Desa Pakel tertutup material tanah dan bambu.
- Tanah longsor yang terjadi di RT. 04 RW. 01 Desa Pakel, longsor ini menimpa tembok bagian belakang rumah milik Jumirin.
Banjir
Bencana alam banjir yang terjadi di Dusun Ngemplak Desa Prigi. Banjir ini dengan tinggi 30 cm ini sampai masuk ke sebagian rumah warga.
Selanjutnya, bencana banjir dengan ketinggian 30 cm yang terjadi disepanjang jalan utama Dusun Ketawang Desa Tasikmadu, ketinggian.
Kapolsek Watulimo AKP Suyono, S.H., M.Hum., yang memimpin giat kerja bakti ini membenarkan adanya kejadian tanah longsor di beberapa wilayah di Kecamatan Watulimo.
“Dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa dan kerugian material masih dalam penghitungan,” ujarnya, dilansir dari akun resmi Polsek Watulimo.
AKP Suyono juga menghimbau untuk mengantisipasi adanya longsor susulan yang akan terjadi. Ia juga memohon untuk agar menginap sementara di rumah keluarga.
“Agar warga selalu berhati-hati dan peka terhadap lingkungan tempat tinggal masing-masing yang dimana disaat ini kita memasuki musim penghujan, agar tidak terjadi korban jiwa akibat bencana tanah longsor maupun banjir,” pesan AKP Suyono tersebut.
Editor: Munawir







Respon (2)