Close Ads Here
Close Ads Here
Close Ads Here
Close Ads Here
Nasional

Lirik Nurul Huda Wa Afana (Arab, Latin, dan Arti)

×

Lirik Nurul Huda Wa Afana (Arab, Latin, dan Arti)

Sebarkan artikel ini
Lirik Nurul Huda Wa Afana (Arab, Latin, dan Arti)
Dok. Istimewa

Urupedia – Nurul Huda (نُرُو الْهُدَى) adalah sholawat yang dilantunkan oleh penyanyi religi Ai Khodijah. Lagu ini menghadirkan sebuah orientasi yang penuh dengan makna dan penghormatan terhadap agama dan kehidupan.

Dalam bait pertama, penyanyi menjelaskan bahwa cahaya petunjuk kematian kita diperoleh dari kebaikan yang kita lakukan selama hidup. Hal ini menunjukkan bahwa kehidupan kita harus diisi dengan amal perbuatan baik agar kita memperoleh kebahagiaan dan arah yang benar.

Selanjutnya, dalam bait kedua, lagu ini mengajak kita untuk bersalawat dan bersyukur atas pertemuan ini. Bersholawat adalah tindakan mengirimkan salam dan berdoa kepada Nabi Muhammad SAW, yang merupakan pemimpin dan teladan bagi umat Muslim. Dalam hal ini, penulis lagu mengajak kita untuk merayakan dan menghormati Nabi Muhammad SAW melalui sholawat, sehingga kita dapat mendapatkan berkah dan keberkahan dalam kehidupan kita.

Secara keseluruhan, lagu ini mengandung pesan tentang pentingnya kebaikan dalam kehidupan kita dan penghormatan terhadap Nabi Muhammad SAW. Melalui cahaya petunjuk dan sholawat, kita diingatkan untuk menjalani kehidupan yang penuh dengan amal perbuatan baik dan pengabdian kepada Allah serta menghormati Nabi Muhammad SAW sebagai teladan. Lagu ini mengajak kita untuk merenungkan makna kehidupan dan menumbuhkan sikap yang baik dalam segala aspek kehidupan kita.

Berikut lirik lagu Nurul Huda

نُرُو الْهُدَى وَا فَانَا
بِحُسْنِهِ اَحْيَانَا
نُرُو الْهُدَى وَا فَانَا
بِحُسْنِهِ اَحْيَانَا
Nûrul hudâ wâfânâ
bihusnihi ahyânâ
Cahaya petunjuk kematian kita diperoleh dari kebaikan kehidupan kita

وَبِاللِقَا اَحْيَانَا
صَلَّى عَلَيْهِ مَوْلاَنَا
وَبِاللِقَا اَحْيَانَا
صَلَّى عَلَيْهِ مَوْلاَنَا
Wa billiqô ahyânâ
shollâ ‘alaihi maulânâ
Marilah dengan adanya pertemuan ini bersholawat atas Nya (nabi) tuan kita

هَذَا الْمَلاَذُ الْعَظِيْمُ
هَذَا الرَّؤُوْفُ الرَّحِيْمُ
Hâdzâl malâdzul ‘âdîm
hâdzâr-ro-ûfur-rohîm
ini adalah anugerah yang tiada kira, ini merupakan anugerah kasih

اَتَى بِقَلْبٍ سَلِيْمٍ
صَلَّى عَلَيْهِ مَوْلاَنَا
Atâ biqolbin salîm
shollâ ‘alaihi maulânâ
Engkau datang dengan sepenuh hati yang bersih, Bersholawat atas Nya (nabi) tuan kita

هَذَا الْمَلاَذُ الْعَظِيْمُ
هَذَا الرَّؤُوْفُ الرَّحِيْمُ
Hâdzâl malâdzul ‘âdîm
hâdzâr-ro-ûfur-rohîm
ini adalah anugerah yang tiada kira, ini merupakan anugerah kasih

اَتَى بِقَلْبٍ سَلِيْمٍ
صَلَّى عَلَيْهِ مَوْلاَنَا
Atâ biqolbin salîm
shollâ ‘alaihi maulânâ
Engkau datang dengan sepenuh hati yang bersih, Bersholawat atas Nya (nabi) tuan kita

يَا رَحْمَةَ الْعَالَمِيْنْ
يَا نِعْمَةَ الْاَحْكَمِيْنْ
Yâ rohmatal ‘âlamîn,
Ya ni’matal ahkamiin
Wahai rahmat alam semesta, Wahai nikmat Dzat Yang Menghukumi

مُطَاعًا ثَمَّ اَمِيْنْ
صَلَّی عَلَيْهِ مَوْلاَنَا
Mutho’an tsamma aamin
Sholla ‘alaihi maulaana
Yang di ikuti, mudah-mudahan Allah mememui panggilan kami, Bersholawat atasnya ‘Nabi’ tuan kita

يَا رَحْمَةَ الْعَالَمِيْنْ
يَا نِعْمَةَ الْاَحْكَمِيْنْ
Yâ rohmatal ‘âlamîn,
Ya ni’matal ahkamiin
Wahai rahmat alam semesta, Wahai nikmat Dzat Yang Menghukumi

مُطَاعًا ثَمَّ اَمِيْنْ
صَلَّی عَلَيْهِ مَوْلاَنَا
Mutho’an tsamma aamin
Sholla ‘alaihi maulaana
Yang di ikuti, mudah-mudahan Allah mememui panggilan kami, Bersholawat atasnya ‘Nabi’ tuan kita

نُرُو الْهُدَى وَا فَانَا
بِحُسْنِهِ اَحْيَانَا
نُرُو الْهُدَى وَا فَانَا
بِحُسْنِهِ اَحْيَانَا
Nûrul hudâ wâfânâ
bihusnihi ahyânâ
Cahaya petunjuk kematian kita diperoleh dari kebaikan kehidupan kita

وَبِاللِقَا اَحْيَانَا
صَلَّى عَلَيْهِ مَوْلاَنَا
وَبِاللِقَا اَحْيَانَا
صَلَّى عَلَيْهِ مَوْلاَنَا
Wa billiqô ahyânâ
shollâ ‘alaihi maulânâ
Marilah dengan adanya pertemuan ini bersholawat atas Nya (nabi) tuan kita

Respon (4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *