
Urupedia.id- Pangkep, Sulawesi Selatan – 24 Juli 2025. Pulau Laiya, sebuah permata tersembunyi di ujung Sulawesi Selatan, kini mulai dikenal dunia. Di balik kemajuan itu, hadir tangan-tangan kreatif delapan mahasiswa lintas daerah yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan XIII Tahun 2025, termasuk di antaranya seorang mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (UIN SATU).
Selama satu bulan penuh (1–30 Juli 2025), mereka menetap dan mengabdi di Desa Mattiro Labbangeng, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), mengusung tema besar: “Wisata Budaya Warisan Dunia sebagai Aksi Kebangsaan: Kampus Mengabdi dan Berdampak untuk Negeri.” Fokus utama mereka adalah mendorong Pulau Laiya sebagai destinasi budaya yang mendunia, melalui pendekatan branding digital berbasis kearifan lokal.
Merangkai Identitas Lewat Kearifan Lokal
Dengan pendekatan komunikasi partisipatoris, mahasiswa KKN Posko Laiya 2 menggali kekayaan budaya dan alam setempat: mulai dari ritual adat Peca Syura, upacara Tolak Bala, hingga narasi kehidupan masyarakat pesisir Bugis yang sarat nilai-nilai tradisional.
“Salah satu tantangan terbesar adalah bagaimana mengemas keunikan budaya lokal menjadi narasi yang kuat dan relevan secara digital. Kami menggunakan pendekatan visual storytelling agar publik, baik dalam maupun luar negeri, bisa memahami kekayaan Pulau Laiya,” ujar mahasiswa KPI UIN SATU, yang bertindak sebagai pengelola konten komunikasi publik Posko Laiya 2.
Hasilnya? Beragam konten promosi, mulai dari video dokumenter budaya, profil desa, hingga short-form content media sosial, sukses menarik perhatian publik luas. Bahkan, salah satu video mereka sempat viral di Makassar dan mendorong minat kunjungan dari luar daerah.
“Saya sangat suka kontennya. Setelah video itu tayang, banyak teman saya di Makassar tertarik datang ke Pulau Laiya,” ujar Sekretaris Desa Mattiro Labbangeng yang turut mendukung dan memfasilitasi program mahasiswa.
Penguatan SDM Lokal: Kolaborasi untuk Keberlanjutan
Tak hanya berhenti pada produksi konten, tim mahasiswa juga menggagas pelatihan dan pendampingan berkelanjutan. Bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Pangkep, mereka mengadakan pelatihan untuk 20 calon anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) pada 16, 18, dan 25 Juli 2025. Materinya mencakup pengelolaan wisata berbasis budaya, komunikasi pelayanan wisatawan, serta strategi promosi digital.
Langkah ini dinilai sebagai pondasi penting untuk memastikan keberlanjutan program.
“Mereka tidak hanya datang untuk menjalankan program, tetapi hadir membawa solusi. Saya sangat mengapresiasi upaya yang membumi dan berdampak nyata seperti ini,” kata Koordinator Desa, Muhammad Kurnia, S.Pi., M.Si.
Pulau Kecil, Cita-Cita Besar: Menuju Branding Global
Dengan pendekatan branding berbasis budaya, Pulau Laiya kini melangkah pasti menuju citra baru: destinasi wisata budaya Bugis berkelas dunia. Para mahasiswa merancang strategi komunikasi yang selaras dengan nilai-nilai lokal namun berorientasi global—mulai dari desain logo wisata, pengelolaan akun sosial media, hingga pembuatan slogan destinasi.
“Kami ingin Pulau Laiya dikenal bukan sekadar karena keindahan alamnya, tapi karena kekayaan budaya dan semangat masyarakatnya,” jelas tim konten.
Langkah ini sejalan dengan visi KKN Kebangsaan XIII, yang bukan hanya menjadi ajang pengabdian, tapi juga kolaborasi strategis antarmahasiswa dari berbagai universitas dalam membangun Indonesia dari pinggiran.
Tentang KKN Kebangsaan XIII Tahun 2025
KKN Kebangsaan merupakan program tahunan hasil kolaborasi antara Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama perguruan tinggi tuan rumah, tahun ini Universitas Hasanuddin (Unhas). Program ini diikuti oleh 177 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia, dengan semangat lintas budaya, lintas daerah, dan lintas ilmu.
Selama program berlangsung, para peserta tidak hanya didorong untuk mengabdi, tetapi juga menjadi agen perubahan sosial yang mengedepankan pendekatan inklusif, partisipatif, dan berbasis potensi lokal.







Дизайнерская мебель премиум класса — это воплощение изысканного стиля и безукоризненного качества.
Мебель высокого класса от известных дизайнеров — это не просто предметы интерьера, а настоящие произведения искусства. Каждая деталь такой мебели продумана до мелочей и отражает уникальный стиль создателя. В последние годы наблюдается рост интереса к такого рода изделиям.
Sancaktepe su kaçağı tespiti Bakırköy’deki evimdeki su kaçağını çok hızlı bir şekilde buldular. Teşekkür ederim. https://somity.xyz/read-blog/4168
Best Guides to Online Sports Betting in Kenya 2025 | BettingHeroKenya – https://bettingherokenya.com/