Berita

Pergantian Kepala BGN Merupakan Langkah Tepat di Tengah Tekanan Ekonomi

×

Pergantian Kepala BGN Merupakan Langkah Tepat di Tengah Tekanan Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Sumber: https://www.google.com/amp/s/news.detik.com/berita/d-8515190/prabowo-copot-kepala-bgn-dadan-hindayana/amp

Urupedia.id- Pengamat Sosial dan Politik Krisna Wahyu Yanuar menilai keputusan Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan langkah yang tepat sebagai bentuk evaluasi terhadap pelaksanaan program strategis pemerintah.

Menurut Krisna, pergantian pimpinan BGN tidak dapat dilepaskan dari berbagai polemik yang mengiringi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama beberapa waktu terakhir.

Sebagai lembaga yang mengelola program dengan anggaran sangat besar, BGN dituntut memiliki tingkat akuntabilitas, transparansi, dan efektivitas yang tinggi.

“Presiden memiliki kewenangan penuh untuk melakukan evaluasi terhadap pembantunya. Dalam konteks ini, pergantian pimpinan BGN merupakan langkah yang wajar dan tepat untuk memastikan program prioritas negara berjalan sesuai tujuan,” ujarnya.

Krisna menilai perhatian publik terhadap BGN meningkat seiring munculnya berbagai perdebatan mengenai kesiapan pelaksanaan program MBG, efektivitas penggunaan anggaran negara, mekanisme distribusi, hingga dampaknya terhadap kondisi fiskal nasional.

Dalam situasi ekonomi yang masih menekan daya beli sebagian masyarakat, menurutnya pemerintah perlu menunjukkan bahwa setiap rupiah anggaran publik dikelola secara efisien dan menghasilkan manfaat nyata.

“Di tengah kondisi ekonomi yang masih dirasakan berat oleh masyarakat, pemerintah harus menunjukkan keberpihakan pada prinsip efektivitas anggaran. Program sebesar MBG harus dapat dipertanggungjawabkan baik dari sisi capaian maupun tata kelolanya,” kata Krisna.

Lebih lanjut, ia menilai pergantian Dadan Hindayana seharusnya tidak dipahami semata sebagai pergantian figur, melainkan momentum untuk memperkuat kelembagaan BGN secara keseluruhan.

Menurutnya, tantangan utama bukan hanya pada sosok pemimpin, tetapi juga pada sistem pengawasan, koordinasi birokrasi, dan evaluasi program yang berkelanjutan.

Karena itu, Krisna berharap kepemimpinan baru di bawah Nanik S. Deyang mampu meningkatkan transparansi, memperkuat pengawasan penggunaan anggaran, serta memastikan Program Makan Bergizi Gratis benar-benar menjangkau kelompok masyarakat yang menjadi sasaran utama.

“Publik tidak hanya menunggu pergantian pejabat, tetapi juga perubahan kinerja. Keberhasilan pimpinan baru nantinya akan diukur dari sejauh mana program ini mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat tanpa menimbulkan beban baru terhadap keuangan negara,” tegasnya.

Pernyataan tersebut muncul setelah Presiden Prabowo Subianto resmi mengganti Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung dari jajaran pimpinan BGN pada Selasa (2/6).

Posisi Kepala BGN kini dijabat oleh Nanik S. Deyang dengan didampingi Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.

Advertisements