Berita

Aktivitas Gunung Semeru Level 3, Masyarakat Dihimbau agar Tidak Beraktivitas di Sekitar Kawah

×

Aktivitas Gunung Semeru Level 3, Masyarakat Dihimbau agar Tidak Beraktivitas di Sekitar Kawah

Sebarkan artikel ini

UrupediaGunung Semeru merupakan gunung berapi yang berada di dua wilayah kabupaten, yaitu Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang yang memiliki ketinggian 3676 mdpl.

Berdasarkan laporan pengamatan Menteri Energi dan Sumber Daya Sumber Mineral (ESDM) pada hari ini, Rabu (7/9 2022). Setidaknya telah terjadi 21 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-23 mm.

Lama gempa tersebut antara 60-125 detik. serta 1 gempa teknonik jauh dengan amplitudo 28 mm, S-P 19 detik, dan lama gempa 60 detik.

Dengan hal tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa gunung Semeru masih dalam tingkat aktivitas level III (Siaga) sejak 16 Desember 2021 sampai sekarang.

Sehingga menteri ESDM merekomendasikan kepada masyarakat, pengunjung, pendaki, ataupun wisatawan untuk:

1. Tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan. Karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

2. Tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

3. Mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah. Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Selain itu, Menteri ESDM juga telah menginformasikan bahwa semenjak periode 31 Agustus sampai 6 Desember 2021. Gunung Semeru telah terjadi 568 kali letusan, 3 kali guguran, 17 kali hembusan, 1 kali Tremor Harmonik. Kemudian 1 kali Vulkanik dalam, 3 kali tektonik luar, dan 19 kali tektonik jauh.

Editor: Munawir

Advertisements

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *