Trenggalek, Urupedia – Pasar Rakyat dan Festival Santri & Budaya Trenggalek tahun 2022 telah dimulai sejak sejak kemarin (19/08/2022). Kegiatan ini merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Trenggalek dengan menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek.
Kegiatan yang bertempat di Alun-alun Kabupaten Trenggalek ini nantinya akan di isi dengan berbagai macam pertunjukan dan stand bazar, mulai dari festival seni santri, shalawat, diba’, Al-Banjari, kesenian tradisional, wahana permainan, obral produk murah dan UMKM, serta masih banyak lagi.
Kegiatan yang digelar lebih dari sepekan ini, mulai dari tanggal 19 Agustus sampai 29 Agustus 2022 bertujuan untuk memeriahkan hari jadi ke-828 Trenggalek, menyambut Hari Santri Nasional (HSN) serta menyambut satu abad Nahdlatul Ulama.
Uniknya, dalam penyelenggaraan kegiatan ini, setiap harinya akan di jaga oleh 30 orang Barisan Ansor Serbaguna (BANSER).
“Kegiatan ini setiap harinya akan diterjunkan BANSER 30 orang, dan nanti pada setiap kegiatan seperti Jamrud dan lain-lain, akan kita terjunkan 2 kali lipat,” tutur Gus Zakki, ketua Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Trenggalek.

Tidak hanya itu, pada saat grand opening nanti malam (20/08/2022) bakal ada gunungan nasi Gegok, yang merupakan makanan khas dari Trenggalek.
“Nasi Gegok ini nantinya akan kita sajikan kepada para tamu undangan yang hadir dalam Grand Opening nanti malam, seperti Bapak Bupati dan jajaran Forkopimda, para alim Ulama, Kepala Dinas, tokoh masyarakat, pengurus PCNU, para Ketua Badan Otonom (Banom) dan Lembaga, maupun Ketua PAC Ansor se-Trenggalek,” jelasnya.
Gus Zakki mengajak kepada semua masyarakat Trenggalek untuk memeriahkan kegiatan yang berlangsung selama 11 hari yang berpusat di Alun-alun Trenggalek ini.
Editor: Munawir







Respon (1)