Close Ads Here
Close Ads Here
Close Ads Here
Close Ads Here
BeritaPendidikan

Catatan Khusus Ketua IPPNU Tulungagung di Harlah Organisasinya: Harus Peka Isu Pelajar

×

Catatan Khusus Ketua IPPNU Tulungagung di Harlah Organisasinya: Harus Peka Isu Pelajar

Sebarkan artikel ini
Catatan Khusus Ketua IPPNU Tulungagung di Harlah Organisasinya
Alfista Yulian Sari Ketua Pimpinan Cabang IPPNU Tulungagung – Dok. Istimewa

UrupediaAlfista Yulian Sari, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Tulungagung memberikan harapan dan catatan khusus terkait momentum Hari Lahir (Harlah) ke-68 organisasinya tersebut, Kamis (02/03/2023.

Perempuan yang akrab disapa Alfista tersebut mengungkapkan harapan besarnya di Harlah IPPNU tahun ini agar organisasi ini lebih progresif. Baik itu secara internal maupun secara eksternal.

“Secara internal bermakna, IPPNU dapat mendorong para pelajar putri NU untuk terus berupaya meningkatkan kualitas dirinya. Sehingga dapat merepresentasikan IPPNU sebagai sebuah organisasi yang memiliki kualitas,” ujarnya.

“Dan secara eksternal, sangat berharap IPPNU semakin masif dalam memberikan dan bukti nyata akan keberperanan IPPNU dalam penanganan isu-isu pelajar dan dalam hal peningkatan potensi para pelajar,” imbuhnya.

Alfista sendiri merupakan Ketua IPPNU Tulungagung yang masih hangat. Karena ia baru saja terpilih menjadi Ketua PC pada Konferensi Cabang tanggal 19 Februari kemarin. Meskipun baru terpilih, akan tetapi ia mempunyai gagasan yang visioner untuk organisasi yang ia pimpin tersebut.

“Saya ingin IPPNU (Tulungagung) lebih aktif dan progresif berpartisipasi membahas isu-isu pelajar dan dapat merepresentasikan diri sebagai organisasi yang memiliki kemandirian dan kebermanfaatan,” tegas perempuan yang juga mahasiswa Universitas Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung tersebut.

Ia juga akan membangun kolaborasi serta kerjasama dengan berbagai pihak untuk untuk menjadi bagian dari problem solver isu-isu pelajar. Tak hanya itu saja, ia juga akan mendorong para pelajar putri untuk memaksimalkan dan mengeluarkan potensi yang ada.

Menurut Alfista, IPPNU merupakan rumah dan tempat pertama dirinya untuk belajar berorganisasi. Tak hanya itu saja, IPPNU juga merupakan wadah akselerasi pelajar.

“IPPNU memberikan kesempatan untuk seluruh pelajar putri NU untuk dapat mulai belajar mengeksplorasi dirinya di usia yang muda, terutama perihal mengasah skill dalam bidang sosial,” paparnya.

Ia juga membeberkan jumlah anggota IPPNU aktif se Kabupaten Tulungagung asa 839. Itu semua juga telah mengikuti pengkaderan awal, yaitu Masa Kesetiaan Anggota atau Makesta.

Respon (60)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *