
Jakarta, 14 September 2025– Urupedia.id – Spekulasi pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo semakin menguat di tengah tekanan publik dan dinamika politik nasional. Presiden Prabowo Subianto disebut-sebut akan mengganti posisi Kapolri pada September 2025, meski pihak resmi belum memberikan konfirmasi.
Desakan dari Berbagai Pihak
Desakan pergantian Kapolri muncul setelah sejumlah insiden yang memicu kontroversi, termasuk insiden tertabraknya pengemudi ojek online oleh anggota Brimob pada akhir Agustus 2025. Selain itu, ketidakpuasan terhadap pengamanan unjuk rasa di Jakarta dan sejumlah daerah yang berujung pada kematian 10 orang juga menjadi pemicu.
Pengamat politik dan militer, Selamat Ginting, memprediksi pergantian Kapolri akan terjadi pada Agustus 2025. “Agustus sudah pasti kena reshuffle,” ujarnya, merujuk pada dinamika internal Polri yang dianggap mulai melemah.
Kandidat Potensial
Nama-nama calon pengganti Listyo Sigit Prabowo mulai beredar. Komjen Suyudi Ario Seto, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Komjen Dedi Praseyo disebut sebagai kandidat kuat. Suyudi, lulusan Akademi Kepolisian 1994, dinilai memiliki rekam jejak kuat di bidang reserse dan kepemimpinan.
Pernyataan Resmi dan Proses Hukum
Komisi III DPR RI, yang bertugas menyetujui pergantian Kapolri, menyatakan belum menerima surat presiden (surpres) terkait rencana pergantian. “Hingga kini, informasi resmi belum diterima. Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan tetap menjabat hingga akhir tahun 2025,” kata Anggota Komisi III, Nasir Djamil.
Namun, laporan dari beberapa media menyebut Presiden Prabowo telah mengirimkan surpres ke DPR. Proses pergantian Kapolri memerlukan persetujuan DPR, sehingga kepastian hanya akan muncul setelah pembahasan formal.
Analisis Politik dan Tantangan Keamanan
Pergantian Kapolri dianggap sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk menstabilkan situasi keamanan nasional. Namun, sejumlah ahli menyarankan fokus pada perbaikan internal Polri tanpa perlu mengganti pimpinan. “Evaluasi kinerja harus dilakukan secara objektif, bukan hanya karena tekanan politik,” kata seorang analis keamanan.
Kesimpulan
Meski spekulasi semakin menguat, keputusan akhir tetap bergantung pada Presiden dan DPR. Publik diminta menunggu pengumuman resmi. Pergantian Kapolri, jika terjadi, akan menjadi momen krusial bagi stabilitas keamanan dan legitimasi pemerintahan Prabowo.
Sumber: Tribunmanado.co.id, Kolakaposnews.fajar.co.id, Pojokjakarta.com, Tribun-timur.com, Jatimtimes.com.
Artikel ini bersifat informatif dan tidak mencerminkan pandangan resmi lembaga manapun.






