
TULUNGAGUNG – Upaya menyelamatkan aset ekologis punden mata air terus digalakkan mahasiswa KKN UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung. Bertempat di Desa Rejosari, Kecamatan Kalidawir, tim KKN menggalang aksi serbu sampah di kawasan Sumber Ngumbul pada Jumat (24/7/2026).
Langkah ini diambil mengingat Sumber Ngumbul merupakan “jantung air” yang menopang kebutuhan harian warga pemukiman sekitar. Namun, rimbunnya semak liar dan ancaman akumulasi sampah berpotensi mencemari kebersihan pasokan air bersih tersebut.
Sejak pagi, belasan warga RT 03 RW 02 di bawah komando Ketua RT, Saiman, bahu-membahu bersama mahasiswa menyisir area punden. Dengan sabetan sabit dan tebasan parang, mereka memangkas ranting-ranting pohon yang menutupi cekungan air, sekaligus mengangkut limbah yang mengotori kawasan sekitar.
Koordinator Divisi Lingkungan dan Kesehatan KKN, Kaviva Tuscantika Dwi Adinda, menegaskan bahwa pembenahan fisik ini ditujukan untuk memicu kepedulian jangka panjang masyarakat.
“Kegiatan ini bukan hanya untuk membersihkan lingkungan, tetapi juga sebagai upaya mengajak masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya menjaga sumber mata air sebagai kebutuhan bersama,” tegas Kaviva di sela-sela aksi pengerukan.
Kehadiran mahasiswa yang tak canggung berkotor-kotoran mendapat sambutan hangat warga Rejosari. Kolaborasi di Sumber Ngumbul ini kami berharap menjadi pematik konsistensi warga dalam merawat dan mengamankan sumber daya alam lokal dari risiko kerusakan lingkungan.








