
BEKASI – Sebanyak 45 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pelita Bangsa bergotong royong bersama warga menyisir dan membersihkan saluran air utama di Desa Sukamukti, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jumat (24/7/2026) pagi.
Sejak pukul 07.00 WIB, tim gabungan membagi area pengerjaan menjadi tiga titik vital, yakni saluran drainase utama jalan desa, area sekitar Masjid Jami, dan lingkungan Balai Desa Sukamukti.
Dengan membawa cangkul, sapu lidi, dan karung wadah limbah, mahasiswa bersama warga mengangkut belasan karung sampah plastik serta mengangkat sedimen lumpur yang memicu genangan air saat hujan deras turun.
Sekretaris Desa Sukamukti, Wahyu, mengapresiasi keikutsertaan puluhan mahasiswa yang mau memegang alat kebersihan dan turun langsung ke selokan bersama warga. Menurutnya, langkah ini menjadi dorongan nyata dalam merawat sanitasi lingkungan pemukiman.
“Anak-anak KKN tidak ragu turun ke selokan dan memegang cangkul bersama warga. Kesadaran lingkungan seperti ini yang langsung berdampak pada warga Sukamukti,” ujar Wahyu di lokasi pengerukan drainase.
Koordinator Tim KKN, Reza Dwi Kurniawan, menjelaskan bahwa aksi bersih-bersih ini sengaja ditempatkan di pekan awal masa KKN untuk membuka ruang interaksi sosial secara langsung dengan warga lokal.
“Kami merancang program pengabdian yang menyentuh kebutuhan fisik desa terlebih dahulu. Melalui pengerukan saluran air ini, kami bisa langsung berbaur dan memahami kondisi lingkungan warga secara nyata,” kata Reza.
Pembersihan drainase ini menjadi awal dari rangkaian kegiatan kemasyarakatan yang dirancang tim KKN Universitas Pelita Bangsa, selama satu bulan ke depan. Pihak pemerintah desa dan mahasiswa sepakat untuk terus melanjutkan aksi pemeliharaan kebersihan lingkungan secara berkala.










