
TULUNGAGUNG — Kegiatan Workshop Kreatif Produksi Film yang diselenggarakan oleh komunitas CIKAL (Cipta Karya Layar) sukses digelar di Lottu’s Garden Tulungagung pada 16–17 Mei 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme dengan diikuti lebih dari 100 peserta dari berbagai kalangan, mulai pelajar, mahasiswa, komunitas kreatif, hingga pegiat film lokal dari berbagai daerah di Tulungagung.
Workshop ini menjadi ruang belajar bersama bagi generasi muda yang memiliki minat di bidang perfilman dan industri kreatif. Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi mengenai proses produksi film, mulai dari penulisan naskah, penyutradaraan, sinematografi, editing, hingga strategi membangun jejaring komunitas kreatif.
Sejak hari pertama, suasana kegiatan tampak hidup dan interaktif. Para peserta memenuhi lokasi acara dengan semangat tinggi untuk mengikuti sesi diskusi, praktik produksi, hingga sharing pengalaman bersama para narasumber dan pegiat film yang hadir.
Tidak sedikit peserta yang aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai tantangan perkembangan film independen di daerah.
Ketua Pelaksana kegiatan, Bambang Wijanarko, SE, menyampaikan bahwa tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa anak muda Tulungagung memiliki potensi besar dalam dunia kreatif, khususnya perfilman.
“Kami sangat bersyukur karena peserta yang hadir mencapai lebih dari seratus orang. Ini menunjukkan bahwa ruang-ruang kreatif seperti ini memang sangat dibutuhkan oleh generasi muda. Harapannya, kegiatan ini tidak berhenti di sini, tetapi terus berlanjut menjadi gerakan kolaboratif bagi komunitas film dan kreatif di Tulungagung,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat menjadi wadah lahirnya sineas-sineas muda daerah yang mampu menghasilkan karya berkualitas sekaligus mengangkat budaya lokal melalui media film.
Workshop ini turut melibatkan berbagai komunitas, organisasi kreatif, dan pegiat seni yang bersama-sama mendukung terselenggaranya acara. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi langkah penting untuk membangun ekosistem perfilman lokal yang lebih aktif, produktif, dan berkelanjutan di Tulungagung.
Selain menjadi ruang edukasi, kegiatan ini juga dimanfaatkan peserta untuk memperluas relasi, membangun kerja sama lintas komunitas, serta mempererat solidaritas antar pegiat kreatif muda.
Banyak peserta berharap agenda seperti ini dapat rutin dilaksanakan agar ruang belajar dan kolaborasi di bidang perfilman semakin terbuka luas.
Dengan suksesnya penyelenggaraan Workshop Kreatif Produksi Film CIKAL 2026 ini, diharapkan lahir lebih banyak karya film lokal yang mampu menjadi media ekspresi, edukasi, sekaligus promosi budaya daerah melalui medium audio visual.
Penulis: David Yogi Prastiawan






