Berita

Akibat Hujan Deras, 3 Titik Dilanda Banjir dan 5 Titik Terjadi Tanah Longsor di Watulimo

×

Akibat Hujan Deras, 3 Titik Dilanda Banjir dan 5 Titik Terjadi Tanah Longsor di Watulimo

Sebarkan artikel ini

Trenggalek, Urupedia – Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur salah satu kecamatan di kabupaten Trenggalek, yaitu Kecamatan Watulimo. Sehingga menyebabkan beberapa titik terendam banjir dan ada yang sampai terjadi tanah longsor, Senin (03/0/10/2022).

Menurut data dari Polsek Watulimo dalam akun resminya, sedikitnya ada 5 lokasi yang terjadi banjir dan tanah longsor.

Adapun lokasi yang terkena banjir tersebut adalah Dusun Tawang Desa Tasikmadu. Pada titik ini banjir sampai setinggi 20-30 cm dan meluap sampai ke rumah warga dan kantor. Air mulai surut pada pukul 09.00 WIB.

Kemudian di Dusun Karanggongso Desa Tasikmadu (jalan raya Wisata Simbaronce). Pada titik ini sampai terjadi banjir lumpur yang berasal dari proyek JLS dan sampai menutup jalan raya Sinbaronce.

Pembersihan pun dilakukan pada pukul 07.00 WIB dengan alat berat proyek Jalur Lintas Selatan (JLS) bersama 3 pilar Desa Tasikmadu dan petugas wisata.

Selanjutnya, banjir terjadi di Dusun Suwur Desa Watuagung, banjir yang yang terjadi di titik ini sampai mengakibatkan jalan rusak dan air surut pada pukul 06.00 WIB . Berita terkait Dusun Suwur Cek Disini.

Adapun titik yang terjadi tanah longsor yaitu di tanah makam Thukul Desa Gemaharjo sepanjang 200 meter, lebar 10 meter dan tinggi 3 meter.

Longsor pada titik ini menyebabkan plengsengan yang berada di belakang Pospol Gemaharjo menjadi ambrol dan pohon sengon menimpa atap dari Pospol Gemaharjo tersebut.

Selanjutnya, tanggul sungai yang berada di RT 23 RW 05 Dusun Gendingan Desa Prigi menjadi ambrol sepanjang 10 meter.

Kemudian, tanah longsor yang terjadi di RT 20 RW 06 Dusun Kajar Desa Dukuh, di samping Bapak Paeran yang panjang longsor tebing tersebut 7 meter dengan tinggi 10 meter.

Titik longsor selanjutnya di RT. 19 RW. 05 Dusun Kajar Desa Dukuh, yaitu tanah longsor tembok penahan bangunan rumah Bapak Mukair yang panjangnya 9 meter dengan tinggi 2 meter.

Terakhir, tanah longsor di tepi jalan dukuh Ngruno Desa/Kec. Watulimo sepanjang 10 meter yang mengakibatkan 6 pohon mahoni robah dan menimpa kabel dari PLN.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian banjir dan tanah longsor ini, untuk kerugian material masih dalam proses perhitungan.

Kapolsek Watulimo AKP Suyono pun langsung melakukan koordinasi kepada instansi terkait untuk menindak lanjuti dampak dari bencana yang terjadi ini.

BMKG Juanda pun memperingatkan agar tetap waspada terhadap bencana yang terjadi. Menurut data dari BMKG, untuk Kabupaten Trenggalek memiliki potensi banjir dengan level waspada.

Editor: Ummi Ulfa

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *