Berita

Haflah Akhirusanah dan Wisuda MI Miftahul Huda, Kiai Ali Muhtar: Ada 3 Jenis Makanan untuk Didik Anak

×

Haflah Akhirusanah dan Wisuda MI Miftahul Huda, Kiai Ali Muhtar: Ada 3 Jenis Makanan untuk Didik Anak

Sebarkan artikel ini

Trenggalek, Urupedia – Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Huda Desa Siki, Kecamatan Dongko menggelar Pengajian Akbar dalam rangka haflah akhirussanah dan wisuda siswa-siswi perdana setelah 2 tahun dilanda Covid-19.

Pengajuan yang dilaksanakan tersebut mengusung tema “Mencetak Generasi Cerdas Qurani” di halaman Pondok Pesantren Miftahul Huda Dawung. Selasa (21/06/2022)

Rangkaian acara di mulai pada pukul 18.00 WIB, setelah jamaah Magrib. Acara dimulai dengan pentas seni dari para santri dan santriwati, mulai dari salawat, tari, paduan suara, dan tahfizul Quran. Kemudian acara dilanjutkan dengan prosesi wisuda, sambutan sambutan dan ditutup dengan mauidah hasanah oleh Kiai Ali Muhtar sebagai Mauidzoh khasanah, Dari Pacitan dengan diiringi grup salawat bajul buntung.

Pengajian akbar yang dihadiri langsung oleh Panidjo yang merupakan Kepala Desa Siki, Jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Siki, Pimpinan Yayasan Miftahul Huda, Serta seluruh wali santri Miftahul Huda.

Meski saat acara terjadi hujan lebat, namun hal itu tidak menyurutkan antusias tamu undangan untuk hadir dalam acara tersebut.

Panidjo mengungkapkan pengajian yang berlangsung di halaman Pondok Pesantren Miftahul Huda tidak hanya untuk santriwan dan santriwati yang telah melakukan haflah akhirussanah dan wisuda saja, namun pengajian tersebut diperuntukan untuk seluruh jamaah yang turut hadir dalam acara tersebut.

Alhamdulillah, pengajian dalam rangka wisuda akhirusammah ini perdana kita gelar setelah 2 tahun melewati masa pandemi,” ujar Gus Saipul selaku pimpinan yayasan.

Beliau menyampaikan beberapa capaian santri dan santriwatinya, yakni mempunyai grup salawat anak-anak, juara 1 menyanyi Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag Kabupaten Trenggalek 2021, dan juga terdapat lulusan wisuda tahfiz quran juz 30.

“Bapak Ibu acara pengajian ini sebenarnya bukan hanya kegiatan kami, tapi kegiatan penjenengan semuanya khususnya wali santri, dan masyaratak pada umumnya,” tegas Gus Ipul.

Dalam mauizah khasannah Kiai Ali Muhtar dari Pacitan, beliau menyampaikan tentang cara mendidik anak agar menjadi anak yang saleh dan salehah.

“ono 3 jenis panganan sing kudu diperhatekno wong tuo kangge didik anak, pangananane madaran, panganane akal, lan panganane ati,” jelas Kiai Ali Muhtar

Kiai Ali Muhtar mengartikan bahwa orang tua wajib memperhatikan 3 jenis makanan untuk anak anaknya, yakni makanan perutnya, yakni gizi untuk tumbuh kembang anak, kedua makanan untuk akal, yakni ilmu pengetahuan yang cukup, ketiga makanan untuk hatinya yakni doa dan makan makanan yang halal.

Tepat pukul 00.00, acara pun ditutup dengan doa dan hiburan salawat bajul buntung.

Penulis: Muhyidin Amin

Editor: Munawir Muslih

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *