Berita

Semangat Literasi, LTN NU Trenggalek Launching 3 Buku

×

Semangat Literasi, LTN NU Trenggalek Launching 3 Buku

Sebarkan artikel ini

Trenggalek, Urupedia – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2022 dan menyambut satu abad Nahdlatul Ulama, Lembaga Ta’rif Wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) Kabupaten Trenggalek menggelar silaturrahmi kiai-ulama dan launching buku di Hall Majapahit Hotel Hayam Wuruk Trenggalek, Sabtu (5/11/2022).

Kegiatan ini dimulai dari pukul 08.00 sampai 12.00 WIB, dan turut mengundang seluruh Badan Otonom (Banom) NU, Madrasah Diniyah (Madin), dan elemen masyarakat di Kabupaten Trenggalek. Ada 3 buku yang di launching oleh LTN NU, yaitu Senarai Gagasan Kader Muda NU Trenggalek, KH. Kholil Madjid (Mbah Mubin), dan Jejak Pengabdian Gus Loh.

Sementara itu, Gus Afrizal salah satu pengurus LTN NU menyampaikan terkait buku “Jejak Pengabdian Gus Loh” masih dalam proses penulisan. Pihaknya pun masih akan mencari sumber lebih banyak lagi kepada tokoh masyarakat atau kiai yang mengerti estafet perjuangan almarhum KH. Fathulloh Soleh atau Gus Loh, terutama dalam Nahdlatul Ulama semasa hidupnya.

Kiai Yusuful Hamdani selaku Ketua Nahdlatul Ulama juga memaparkan, selama ini masih jarang yang mengetahui siapa, dan peran apakah yang dimiliki oleh kiai, ulama, dan tokoh-tokoh NU.

Menurutnya, hal ini dikarenakan masih kurangnya dokumentasi penulisan mengenai tokoh-tokoh tersebut. Sehingga pihaknya juga berharap agar lembaga LTN NU terus menulis mengenai tokoh ulama khusunya di kabupaten Trenggalek.

“Sehingga pandangan terhadap tokoh kiai tidak hanya dari sudut pandang seseorang yang menceritakan, tetapi dari berbagai sudut pandang yang dituangkan lebih terperinci dalam buku,” ujarnya.

Dalam acara ini juga di hadiri oleh Forkopimda kabupaten Trenggalek, hadir juga Dr. H M. Muntahibun Nafis selaku ketua pusat studi pesantren UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang turut memberikan semangat kepada LTN NU Trenggalek.

Mengingat juga Dr. H M. Muntahibun Nafis juga berasal dari Trenggalek. Walaupun sekarang berdomisili di Tulungagung, namun tetap akan membantu kemajuan Nahdlatul Ulama di Kabupaten Trenggalek.