Trenggalek, Urupedia – Bencana alam tanah longsor kembali terjadi di Kabupaten Trenggalek. Dalam sehari, tanah longsor terjadi di 8 Kecamatan yang ada Kabupaten Trenggalek, Selasa (18/10/2022).
Tanah longsor ini disebabkan karena intensitas hujan sedang sampai tinggi yang mengguyur Kabupaten Trenggalek mulai hari Senin malam (17/10) sampai Selasa siang (18/10).
Dari data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDD) Trenggalek pada pukul 18.00 WIB. Dalam satu hari saja, bencana tanah longsor terjadi di 46 lokasi di 8 Kecamatan yang terdiri dari 18 deda/kelurahan.
Kemudian, untuk jumlah Kartu Keluarga (KK) yang terdampak sebanyak 71, dan untuk jumlah pengungsi masih dalam pendataan.
Berikut ini data titik terjadi tanah longsor di Kabupaten Trenggalek:
1. Kecamatan Trenggalek ada 10 lokasi di Desa Ngares, dan Desa Sumberdadi.
2. Kecamatan Dongko ada 2 Lokasi di Desa Pandean, dan Pringapus.
3. Kecamatan Suruh ada 6 Lokasi longsor di Desa Gamping, Mlinjon, Wonokerto, dan Suruh.
4. Kecamatan Gandusari ada 2 lokasi longsor di Desa Ngrayung, dan Wonoanti.
5. Kecamatan Bendungan ada 3 lokasi di Desa Sumurup, Masaran, dan Depok.
6. Kecamatan Tugu ada 18 Lokasi di Desa Pucanganak, dan Prambon.
7. Kecamatan Kampak ada 4 Lokasi di Deda Karangrejo, dan Bendoagung.
8. Kecamatan Pule ada 1 Lokasi di Desa Jombok.
Untuk call center BPBD, bisa kalian hubungi lewat nomor 0822-4474-9097.
Editor: Munawir






