Urupedia – Berdasarkan data Proyeksi Penduduk Interim, jumlah penduduk Jawa Timur mengalami peningkatan sebesar 0,68 persen per tahun. Jika pada sensus tahun 2020 kemarin jumlah penduduk Jawa Timur mencapai 40,67 Juta jiwa. Maka pada sensus tahun 2022 ini jumlah penduduk mengalami peningkatan menjadi 41,15 juta jiwa.
Berdasarkan rasio jenis kelamin, penduduk Jawa Timur pada tahun 2022 sebesar 99,52. Ini berarti bahwa dari setiap 10.000 penduduk perempuan ada sebanyak 9.952 penduduk laki-laki. Maka dapat disimpulkan bahwa jumlah penduduk perempuan di Jawa Timur sedikit lebih banyak dibandingkan dengan penduduk laki-lakinya.
Jika kita tarik berdasarkan data sensus tahun 2010 dengan rasio jenis kelamin yang mencapai 97,52. Maka dapat kita simpulkan bahwa jumlah penduduk laki-laki dan perempuan pada saat tersebut cenderung lebih seimbang.
Melansir laman resmi Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur (BPS Jatim) dalam laporan Indikator Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jawa Timur 2022 pada tanggal 9 Desember 2022. Tercatat bahwa penduduk Jawa Timur terus bertambah meskipun dengan laju melambat.
“Pertambahan penduduk ini seiring dengan terjadinya kelahiran dan semakin membaiknya derajat kesehatan yang berdampak pada berkurangnya kejadian kematian. Meski pandemi Covid-19 sejak awal tahun 2020 menyumbang pada bertambahnya kejadian kematian di Jawa Timur. Tapi jumlah penduduk yang lahir hidup tetap lebih banyak dibandingkan yang meninggal dunia,” ujar Kepala BPS Jatim, Dadang Hardiwan.
Tercatat ada 3 Kabupaten/Kota di Jawa Timur yang secara sebaran penduduk memiliki jumlah penduduk terbanyak yaitu: Kota Surabaya, Kabupaten Jember, dan Kabupaten Malang.
Salain itu, kepadatan penduduk Kabupaten Sidoarjo setara dengan wilayah-wilayah administrasi kota, sehingga kepadatannya lebih tinggi dari kabupaten-kabupaten lain.
Editor: Munawir







Thank you very much for sharing, I learned a lot from your article. Very cool. Thanks. nimabi