Close Ads Here
Close Ads Here
Close Ads Here
Close Ads Here
Berita

Rekatkan Silaturahmi antar Pendekar, PAC Pagar Nusa Karangan Gelar Halal Bihalal

×

Rekatkan Silaturahmi antar Pendekar, PAC Pagar Nusa Karangan Gelar Halal Bihalal

Sebarkan artikel ini
Rekatkan Silaturahmi antar Pendekar, PAC Pagar Nusa Karangan Gelar Halal Bihalal
Halal bihalal dan Rapat Kerja PAC Pagar Nusa Karangan – Dok. Istimewa

UrupediaRatusan pendekar Pagar Nusa Kecamatan Karangan rekatkan silaturahmi dengan pada acara halal bihalal dan Rapat Anggota (Raker) di Pondok Pesantren Darul Muttaqin, Jumat (19/05/2023).

Ketua Pagar Nusa Trenggalek, Amin Thohari menyampaikan agar terus menjalin silaturahmi. Ia juga menjelaskan mengenai Pagar Nusa yang merupakan Badan Otonom (Banom) dari Nahdlatul Ulama.

“Sebelumnya perguruan pencak silat, bela diri dan lain sebagainya sudah ada sejak zaman dahulu di pondok pesantren, musala, masjid oleh kiai-kiai kita,” ujarnya.

“Demi kerukunan, demi kebersamaan antara pondok pesantren yang punya silat sendiri. Sehingga tahun 1986 dirumuskan dan dicetuskan Pagar Nusa sebagai satu-satunya Banom di NU yang mengurusi silat,” sambungnya.

Amin Thohari mengungkapkan agar saling menyadari bahwa di Pagar Nusa banyak aliran perguruan silat didalamnya.

“Dengan berbagai perguruan yang bersatu, itu merupakan reward dan apresiasi dari NU ke kita semuanya. Oleh karena itu kita harus menjaga hal tersebut,” ucapnya.

Tak hanya itu saja, ia juga menjelaskan bahwa Pagar Nusa mempunyai sanad yang menyambung ke Rasulullah Saw.

“Ini yang harus kita syukuri, ilmu itu jika sanadnya ada akan membawa berkah dan manfaat untuk kita semua,” papar Amin Thohari tersebut.

Pengasuh Pondok Pesantren Darul Muttaqin, Kiai Ali menuturkan bahwa Pagar Nusa merupakan benteng dari ulama dan kiai.

Ia juga mengingatkan bahwa dengan halal bihalal ini bisa merekatkan antar anggota dan santri Pagar Nusa.

”Senengo weweh (senanglah memberi) kepada orang lain, harus membangun hubungan rahmatan lil alaamin, dan senengo aweh (senanglah memberi) maaf kepada orang yang mendholimi kita,” ungkapnya.

Kiai Ali juga menegaskan bahwa Pagar Nusa merupakan santri yang harus taat kepada kiai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *