BeritaNasional

Menuju PMII Berkarya Jatim Berdaya, Pelantikan PKC Tegaskan Era Baru Pergerakan

×

Menuju PMII Berkarya Jatim Berdaya, Pelantikan PKC Tegaskan Era Baru Pergerakan

Sebarkan artikel ini
Dokumentasi: Tim Media PKC PMII

Surabaya – Urupedia.id— Resepsi Pelantikan Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Timur berlangsung khidmat dan semarak di Asrama Haji Surabaya.

Mengusung tema “Konfigurasi PMII Jawa Timur Menuju Organisasi Berkarya dan Berdaya,” agenda ini menandai konsolidasi besar kader PMII dalam merespons tantangan zaman.

Acara dibuka dengan penampilan Tari Remo dari Sanggar Kuwung Surabaya yang dibawakan oleh lima penari.

Nuansa kultural Jawa Timur terasa kuat, menjadi simbol bahwa gerakan PMII tetap berakar pada tradisi lokal sekaligus bergerak progresif.

Rangkaian dilanjutkan dengan pembacaan Qiro’ah Al-Qur’an yang menambah kekhusyukan forum.

Dalam sambutan pertama, Cak Thoriq menyanjung kontribusi PMII di berbagai sektor.

Ia menekankan pentingnya saling menguatkan di tengah dinamika serta mendorong kader tetap eksis menghadapi transisi zaman.

Menurutnya, masyarakat hari ini bergerak menuju post-religious society yang ditandai menguatnya humanisme.

Namun ia mengingatkan bahwa nilai-nilai justru mulai luntur.

Karena itu, penguatan nilai dan regenerasi kader PMII menjadi kebutuhan mendesak.

Acara kemudian menayangkan video teaser yang menampilkan kiprah dan kebesaran PMII Jawa Timur.

Ketua PKC PMII Jawa Timur, Muhammad Ivan Akeidozawa, mengusung visi “PMII Berkarya, Jawa Timur Berdaya.”

Ia menempatkan kaderisasi sebagai mesin utama transformasi organisasi.

Ketua KOPRI Jawa Timur, Kholisatul Hasanah, menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan tanggung jawab strategis agar kader perempuan PMII semakin produktif dan berdaya saing.

Momentum kebhinekaan tampak dalam parade Ketua Cabang se-Jawa Timur yang mengenakan busana adat daerah masing-masing.

Parade ini menjadi simbol kuat bahwa PMII tumbuh di atas keberagaman namun bergerak dalam satu napas ideologis.

Prosesi inti pelantikan PKC PMII Jawa Timur dipimpin oleh Gus Fuad Muhammad selaku perwakilan PB PMII.

Dalam sambutan berikutnya, Ivan kembali menekankan pentingnya lompatan kaderisasi yang tidak hanya kuantitatif tetapi juga kualitatif.

Ia mendorong profesionalitas kader yang berjenjang dalam aspek profesi, kepemimpinan, dan spiritualitas.

Ivan juga menegaskan bahwa Aswaja tidak boleh dipahami sekadar sebagai mazhab teologis, melainkan sebagai laboratorium nilai dan ruang gerakan kreatif, termasuk dalam memanfaatkan potensi sumber daya alam secara inovatif.

Penguatan perspektif intelektual disampaikan oleh.

Ia mengingatkan kader PMII untuk terus belajar, kreatif, dan relevan di setiap zaman.

Ia juga menegaskan pentingnya PMII hadir melayani masyarakat serta memperjuangkan hak-hak rakyat dengan tetap berpegang pada nilai organisasi.

Gubernur Jawa Timur menekankan pentingnya soliditas dan rasa persatuan PMII dalam menyongsong Jawa Timur yang berdaya.

Ia menilai pergerakan PMII sangat vital dalam menjaga stabilitas negara di tengah kebhinekaan serta mampu terus menginspirasi generasi muda.

Sebagai simbol bahwa setiap gerakan harus berangkat dari spiritualitas, panitia menyerahkan kaligrafi kepada Khofifah dan Ali Maschan Moesa.

Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh , Rektor UNDAR.

Melalui pelantikan ini, PKC PMII Jawa Timur menegaskan komitmennya memperkuat kaderisasi, menjaga nilai Aswaja, dan menghadirkan kader yang berkarya nyata demi Jawa Timur yang semakin berdaya.

Oleh: Krisna Wahyu Yanuar

Advertisements