Berita

Tata Cara Bertayamum Yang Benar

×

Tata Cara Bertayamum Yang Benar

Sebarkan artikel ini

Urupedia-Dalam Islam, bersuci sebelum sholat adalah kewajiban mutlak. Namun, ada situasi di mana air tidak tersedia atau penggunaannya tidak memungkinkan. Untuk kondisi seperti ini, tayamum menjadi solusi alternatif.

Tayamum adalah mengusap wajah dan kedua tangan dengan debu yang suci sebagai pengganti wudhu atau mandi. Dalam keadaan seperti ketiadaan air atau sakit, Islam meringankan seseorang untuk tetap dapat menjalankan shalat dengan bertayamum.

Oleh karena itu, penting untuk memahami tata cara tayamum yang baik dan benar. Nah, berikut ini adalah panduan bertayamum yang benar, berdasarkan NuOnline:

  1. Carilah debu yang bersih dan suci.
  2. Menghadap kiblat, lalu ucapkan basmalah dan letakkan kedua telapak tangan pada debu dengan jari-jarinya rapat.
  3. Usapkan kedua telapak tangan pada seluruh wajah dan niat dalam hati dengan niat: نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الصَّلَاةِ للهِ تَعَالَى

Artinya: Aku berniat tayamum agar diperbolehkan shalat karena Allah.

Tayamum berbeda dengan wudhu, karena tidak perlu menyampaikan debu ke bagian-bagian di bawah rambut atau bulu wajah. Cukup meratakan debu pada seluruh wajah.

  1. Letakkan telapak tangan kembali pada debu, renggangkan jari-jari, dan lepaskan benda yang menempel seperti cincin.
  2. Tempelkan telapak tangan kiri di punggung tangan kanan, usapkan ke arah siku, kemudian balikkan telapak tangan kiri ke bagian dalam lengan kanan dan usapkan hingga pergelangan tangan.
  3. Usapkan bagian dalam jempol kiri ke punggung jempol kanan, lakukan hal yang sama pada tangan kiri.
  4. Terakhir, pertemukan kedua telapak tangan dan usap-usapkan di antara jari-jarinya.

Doa Setelah Tayamum:

اَشْهَدُ اَنْ لَااِلٰهَ اِلَّااللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَاجْعَلْنِيْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

Artinya: Aku bersaksi, tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Tunggal, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan Utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku orang yang bertaubat, orang yang suci, dan jadikanlah aku dari golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.

Demikianlah tata cara bertayamum beserta dalilnya. Semoga bisa dijadikan referensi dan yang paling penting semoga Allah memberikan manfaat kepada kita semua. Wallahu a’lam.

Advertisements