Nasional

Pewara Ngasta Swara, Mahasiswa Ngripta Suasana: Praktik Nikah Tadris Bahasa Indonesia UIN SATU Tulungagung

×

Pewara Ngasta Swara, Mahasiswa Ngripta Suasana: Praktik Nikah Tadris Bahasa Indonesia UIN SATU Tulungagung

Sebarkan artikel ini

Panganten rawuh ngagem busana,
Sinjang lurik ngiring swara,
Gendhing lirih mawi rasa,
Sungkeman nandur budaya,
Pewara ngasta kawruh,
Katata tata titi,
Ngasta swara kanti sarira,
Tulungagung dadi saksi,
Manten sinandi makna,
Latihan nanging sarat rasa.

Urupedia.id- Pada Selasa Pahing, 24 Juni 2025, bertempat di Gedung Perpustakaan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Mahasiswa Prodi Tadris Bahasa Indonesia menggelar acara “Praktik Nikah Kepewaraan” sebagai bagian dari mata kuliah Kepewaraan dan Manajemen Kepewaraan.

Meski bersifat praktik, suasananya sangat menyerupai prosesi panggih manten sungguhan—dengan busana adat, gendhing pengiring, hingga prosesi lengkap dari balangan suruh sampai sungkeman. Pewara membawakan acara dalam bahasa Jawa penuh unggah-ungguh, menyelipkan makna simbolik dan nilai budaya di tiap jeda.

Acara ini menghadirkan para Dosen, Alumni Pewara, serta Mahasiswa lintas angkatan sebagai bentuk regenerasi tradisi dan pembelajaran budaya secara langsung. Tawa, haru, dan kekaguman menyatu dalam suasana yang khidmat dan hidup ini.

Lebih dari sekadar pembelajaran, praktik ini menjadi bentuk nglakoni—pengalaman belajar yang tak hanya mengenalkan teori, tetapi juga menyentuhkan Mahasiswa pada kedalaman makna budaya dan rasa bahasa. Inilah kekhasan dari mata kuliah Kepewaraan dan Manajemen Kepewaraan, yang menjadikan Prodi Tadris Bahasa Indonesia bukan hanya tempat mencetak guru bahasa, tetapi juga penutur budaya dan pemelihara warisan bangsa.

Advertisements