
Tulungagung, Sabtu 28 Maret 2026, Urupedia.id— Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan Halal Bihalal dalam suasana hangat Idulfitri 1447 Hijriah, dengan dihadiri keluarga besar pengurus pleno, pengurus kecamatan, serta anggota DPRD Fraksi Golkar Tulungagung, dan KH Asmungi pada Minggu (29/3/2026).
Acara yang dipandu oleh MC Wanda Wulan tersebut berlangsung khidmat sekaligus penuh keakraban, mencerminkan semangat silaturahmi yang menjadi inti perayaan Idulfitri.
Dalam sambutannya, Ketua DPD Golkar Tulungagung, Irawan, menekankan pentingnya momentum Idulfitri sebagai titik balik untuk memperkuat soliditas kader sekaligus mendorong program-program yang berdampak langsung bagi kualitas hidup anggota.
Ia mengungkapkan bahwa ke depan, partai akan menginisiasi berbagai pelatihan, salah satunya pelatihan diet sehat guna menjaga kebugaran tubuh kader di tengah dinamika aktivitas politik.
“Ke depan kita tidak hanya berbicara soal konsolidasi organisasi, tetapi juga kesehatan kader. Akan ada pelatihan diet dan inovasi lain yang menunjang kualitas hidup,” ujar Irawan.
Rangkaian acara juga diisi dengan Mauidhoh Hasanah oleh H. Sukanto, S.Pd., S.Kep., Ners., M.Kes., yang mengangkat makna Idulfitri sebagai momentum kembali ke fitrah, memperkuat keikhlasan, serta menjaga harmoni sosial.
Dalam ceramahnya, Sukanto mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Idulfitri sebagai sarana introspeksi diri dan mempererat ukhuwah.
“Idulfitri bukan sekadar tradisi saling memaafkan, tetapi juga momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat hubungan antar sesama,” tuturnya.
Kegiatan Halal Bihalal ini ditutup dengan sarasehan yang berlangsung santai, diikuti makan bersama yang menyajikan menu khas seperti soto, bakso, dan sate ayam.
Suasana kebersamaan tampak kental, menegaskan komitmen Golkar Tulungagung dalam menjaga kekompakan internal sekaligus merawat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Momentum Idulfitri kali ini menjadi ruang strategis bagi Golkar Tulungagung untuk tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga merumuskan langkah-langkah ke depan yang lebih inovatif dan berorientasi pada kesejahteraan kader.
Editor: Krisna Wahyu Yanuar






