Close Ads Here
Close Ads Here
Close Ads Here
Close Ads Here
Esai

Hukum dan Jenis Akad Cashback Toko Online

×

Hukum dan Jenis Akad Cashback Toko Online

Sebarkan artikel ini
urupedia media urup Hukum dan Jenis Akad Cashback Toko Online

Deskripsi Masalah :
            Di era industri 4.0 ini, hampir semua kegiatan tidak terlepas dari dunia digital dan internet. Salah satu bentuk kegiatan tersebut adalah jual beli online yang saat ini dapat kita temukan dengan adanya berbagai macam toko online. Salah satu fitur yang ditawarkan oleh toko online adalah fitur cashback.

Arti cashback toko online adalah suatu program yang dikeluarkan oleh suatu online shop yang memberikan keuntungan, dimana pihak toko online akan memberikan pengembalian sejumlah uang apabila pihak pembeli melakukan pembelian barang di online shop tersebut dalam jumlah nominal tertentu (misalnya seharga total Rp 250.000), atau ketika membeli barang dalam jumlah tertentu (misalnya membeli 2 atau 3 barang sekaligus).

Promosi cashback online shop biasanya bukan berupa pengembalian uang tunai langsung,
tetapi pihak toko online akan memberikan cashback untuk dipakai pada pembelanjaan berikutnya di online shop yang sama. Jadi, pembelian berikutnya akan mendapatkan potongan sekian persen sesuai dengan cashback yang didapat, tergantung ketentuan yang dibuat pihak toko online.

Cara ini sangat menguntungkan baik untuk konsumen maupun pihak toko online. Dari sisi konsumen bisa menghemat untuk pembelian berikutnya, sedangkan dari pihak online shop hal ini bisa membentuk consumer loyalty untuk toko online mereka. Karena konsumen sudah pasti akan kembali lagi berbelanja di online shop mereka karena untuk transaksi berikutnya akan mendapatkan potongan harga.

Cara Kerja :

Dalam cashback, kalau konsumen misalnya membeli ponsel seharga 3 juta rupiah, dan
persentase cashbacknya adalah 10 persen dari harga pembelian, maka konsumen akan mendapatkan cashback sebesar 300 ribu rupiah. Tetapi konsumen tetap harus membayar penuh 3 juta rupiah.

Pertanyaan :

Termasuk akad apakah transaksi tersebut hukumnya ?

Jawaban:

Termasuk transaksi jual beli ghoib (produk belum dilihat oleh salah satu muta’aqidain )
dengan janji akan memberikan hadiah .

Pertanyaan :

Apa status cashback sebagaimana dalam deskripsi, menurut tinjauan fikih ?
Jawaban : Idem

Referensi:

1. Sirojul wahhaj juz 1 hal. 175
2. Bughyatul mustarsyidin hal. 257
3. Mausu’ah kuwaitiyyah juz 5 hal. 145
4. Tarsyihul mustafidin hal. 273
5. Majmu’ juz 15 hal. 375

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *