Sastra

Puisi: Bangkit

×

Puisi: Bangkit

Sebarkan artikel ini
urupedia media urup Puisi: Kiprah Santri Negeri dan bangkit
Dok Istimewa

Tudung putih suci menenangkan
Songkok hitam tegak penuh wibawa
Senyum salam tersebar tentram lah kalbu
Wahai alam, adakah yang lebih indah dari agama ini?

Betapa gulananya diri ini
Secuil demi secuil
Senyap, tak beradab dan penuh ratap
Islamku, cintaku, digerogoti dari dalam

Bak udang di balik batu
Dengan topeng keislaman dan ittiba’ li sunnaturrasul
Semakin mereka membelokkan faham-faham islam yang kaya akan cinta
Menggiring ummat menuju kesalahpahaman

Sadarku penuh
Bukan lah aku seorang pejuang dengan ilmu yang membentang
Sadarku utuh
Bukan lah aku seorang hamba yang berdaya

Wahai santri, pemegang tongkat perjuangan islami
Sampai kapan kah engkau akan terus diam membisu?
Wahai para ‘alim, penuntun kaum muslimin
Tidak kah engkau akan bersuara menebar cinta yang mulai reda?

Penulis: Abdullah Ahmad Badawi (Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah)

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sandiwara_Canva_Al Fatih
Sastra

Urupedia-Aku tak ingin mencintaimu seperti cintanya Prabowo kepada…

Gambar Al Fatih-Canva-Berkelana
Sastra

Malam itu suasana terasa sangat dingin. Bunyi jangkrik,…

Sastra

Semilir angin menerjang rambutkuMengiringi langkah kakiku menuju taman…