Sastra

Puisi Santri; Pena Kiai

×

Puisi Santri; Pena Kiai

Sebarkan artikel ini

Kupandang sesosok pria tua dibalik jubah nan putih
Melekat sempurna ditubuh sang pemilik
Sembari memandang lalu lalang
Beliau berbalik dan tersenyum riang

Sebuah pena bertengger sempurna dalam genggaman
Menjadi saksi bisu dikumpulkannya pengetahuan
Berayun indah dalam sebuah peraduan
Menyambung frasa keindahan sebuah angan

Setitik demi setitik goresan mulai terbubuhkan
Di atas lembaran putih tersorot pelita remang
Rembulan tak ingin kalah mengikut sertakan
Mengukir diri indah dibalik genangan air danau tenang
Sunyi.. Damai.. Bersama desiran angin malam yang memabukkan

Pahatan sang pena terdengar samar ditelinga
Meliuk menyapu membelah cakrawala
Untaian kata berbaris rapi membentuk kalimat
Perlahan namun pasti memenuhi singgasana sejati

Kini usai sudah sang kiai mengabdi
Meninggalkan torehan memori yang abadi
Berjalan menyebar ke seluruh benua
Mengubah sudut pandang orang yang gamang
Memantapkan iman bagi setiap insan
Menuntun diri menuju jalan kebenaran

Terimakasih kami semua lantunkan
Atas ilmu yang engkau sebar luaskan
Tanpa sedikitpun kau harap sebuah imbalan

Karya: Novita Rahmawati (Blitar)

Advertisements

Respon (60)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sandiwara_Canva_Al Fatih
Sastra

Urupedia-Aku tak ingin mencintaimu seperti cintanya Prabowo kepada…

Gambar Al Fatih-Canva-Berkelana
Sastra

Malam itu suasana terasa sangat dingin. Bunyi jangkrik,…

Sastra

Semilir angin menerjang rambutkuMengiringi langkah kakiku menuju taman…