Sastra

Puisi; Terbatas Waktu

×

Puisi; Terbatas Waktu

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi-Munawir
Ilustrasi-Munawir

Jauh dalam kehidupan, bagai langit dan bumi
melakukan perputaran.

Dirimu di sana, merantau di tanah orang.
Seakan takdir tak jumpa.
Menatap langit yang sama
Hanya dalam via bersua.
Entah berapa lama aku tidak memanjakan mata
untuk melihat gula di bibirnya.
Melihat tegaknya bendera hatiku.
Sampai waktu mata sanggup gapai
Mendadak beku saat bertemu
Tetapi meradang saat kehilangan bayang

Penulis: Ilma lailatul mukaromah
Editor: Ummi Ulfa. S

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sandiwara_Canva_Al Fatih
Sastra

Urupedia-Aku tak ingin mencintaimu seperti cintanya Prabowo kepada…

Gambar Al Fatih-Canva-Berkelana
Sastra

Malam itu suasana terasa sangat dingin. Bunyi jangkrik,…

Sastra

Semilir angin menerjang rambutkuMengiringi langkah kakiku menuju taman…