Sastra

Puisi; Rum

×

Puisi; Rum

Sebarkan artikel ini

Urupedia kau ajak aku menari dalam kepulan bintang

tubuh terhuyung menangkap kengerian

malam ketujuh kau kemas dengan kegersangan

mataku berat menatap langit-langit hitam

nafasku dangkal mendengus kasar

matahari kuning mengejar bentuk

malam sasar menderma kesunyian

aku peluk aroma dari rongga lehermu

kuresapi cairan manismu dalam sedihku

aku kepayang di setiap tegukan cintamu

kutuang kengerian itu ke dalam gelas

kemuncak cemara melambai lara

air mataku marah menembus angkasa

tangis kubalut kafan kematian

isak melena melindung makna

aku mabuk!

aku mabuk!!

kau menubruk-nubruk di setiap inci darahku

Madukoro baru, 2022

Penulis : Iwan Setiawan

Editor : Ummi Ulfatus Sy

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sandiwara_Canva_Al Fatih
Sastra

Urupedia-Aku tak ingin mencintaimu seperti cintanya Prabowo kepada…

Gambar Al Fatih-Canva-Berkelana
Sastra

Malam itu suasana terasa sangat dingin. Bunyi jangkrik,…

Sastra

Semilir angin menerjang rambutkuMengiringi langkah kakiku menuju taman…