Close Ads Here
Close Ads Here
Close Ads Here
Close Ads Here
Nasional

Kumpulan Pemikiran Jenius Gus Baha (KH Ahmad Bahauddin Nur Salim)

×

Kumpulan Pemikiran Jenius Gus Baha (KH Ahmad Bahauddin Nur Salim)

Sebarkan artikel ini
Biografi dan Profil Gus Baha' (KH. Ahmad Baha’uddin Nursalim)
Foto Gus Baha’ (KH. Ahmad Baha’uddin Nursalim)

UrupediaKH. Ahmad Bahauddin Nur Salim atau biasa di sapa Gus Baha‘ merupakan seorang ulama yang sangat cerdas.

Beliau mempunyai pemikiran-pemikiran yang unik tapi tetap disampaikan dengan cara sederhana dan menentramkan.

Pemikiran-pemikiran Gus Baha‘ inilah memberikan angin segar kepada para umat Islam.

Berikut ini kata bijak Gus Baha’

1.Hidup tidak usah dibuat sulit, tidak usah ruwet. Asal tidak maksiat, bisa menjadi pribadi yang menyenangkan dan bermanfaat bagi banyak orang serta tidak mengusik hidup orang lain, itu sudah cukup.

2. Kamu tidak usah khawatir soal rezeki. Sejak Allah menciptakan langit dan bumi telah memberi makan berbagai macan hewan, dan sampai sekarang rezeki itu belum habis. Apalagi sekedar memberi makan kamu.”

3. Harapan dan keinginan ini seharusnya sejalan. Ya sejalan dengan betapa besar usaha yang kamu lakukan dalam mewujudkannya.

4. Sanad ilmu itu penting! Karena teks itu terbatas ruang dan waktu. Sekarang ini banyak aliran yang memahami hanya lewat teks. Ini bahaya, karena yang bisa menerjemahkan teks itu ahwal. Ahwal itu perilaku atau karakter. Nah itu Sanad. Makannya ada pepatah: Man ta’allama wabila syaikhin fasyaikhuhu syaitan. Barangsiapa belajar tanpa guru, maka gurunya adalah syaitan.

5. Untuk memperbaiki manusia itu butuh proses, tidak bisa langsung dihabisi. Jika tugas kenabian hanya untuk menghabisi keburukan, tentu bermitra dengan Izrail jauh lebih efektif ketimbang bermitra dengan Jibril.

6. Kadang kebahagiaan datang kepadamu tanpa kau mengetahui sebabnya. Tapi yakinlah, bahwa kebahagiaan itu datang mungkin dari do’a orang yang mencintaimu.”

7. Kenapa kita sedemikian ribet dalam hidup? Karena kita terlalu berlebihan dan menggiginkan banyak hal yang sebenarnya tidak diperlukan.

8. Sering kali kita mengabaikan hal-hal kecil, padahal dari sanalah sesuatu yang besar lahir dan tumbuh.

9. Kita ini mudah mencintai orang yang berjasa dalam hidup kita, tapi kenapa tidak mudah mencintai Allah yang jasa-jasanya sangat besar dalam hidup kita.

10. Lawan cinta sebenarnya bukan benci, tapi tidak peduli.

Kata-kata bijak Gus Baha’

11.Sesuatu itu mudah sekali kalau dianalisis dengan Ilmu.”

12. Mencari pasangan hidup (Menikah) adalah perintah agama. Jadi, seorang meninggal dalam keadaan jomblo termasuk kategori mati syahid! Kenapa bisa, karena dia telah gugur dalam perintah-Nya.

13. Kebodohan itu merusak, tetapi merasa dirinya paling pintar lebih merusak.

14. Salah satu kebiasaan buruk manusia ialah suka membawa-bawa nama Allah untuk kepentingan dirinya, seolah-olah apa yang ada di pikirannya selalu sesuai dengan yang dikehendaki oleh Allah.

15. Kalau untuk kenyang hanya butuh satu piring, kenapa harus korupsi?

16. Jika lulusan-lulusan kampus berani mengatakan ‘saya ahli hukum’, ‘saya ahli kedokteran’, ‘saya ahli ekonomi’, dsb, maka sudah seharusnya kita yang orang pesantren berani bilang ‘saya ahli kitab Bukhari’, ahli Fathul Wahab’, ‘ahli ihya’, dsb. Supaya orang faham kemana ia harus mencari ilmu agama dengan orang yang tepat.

17. Mencintai itu tidak cukup dengan tidak melukai yang dicintai, tapi juga harus sabar dilukai oleh yang dicintai.

18. Untuk menjadi yang terbaik. Kamu harus mempunyai mimpi yang besar serta semangat untuk mewujudkannya.

19. Bersyukur itu perlu terus latihan. Jangan hanya rasa syukur hanya saat memiliki sesuatu.

20. Kita tidak pernah tahu, bisa jadi orang yang kalian bodoh-bodohin, akan lahir seorang anak yang pintar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *