Sastra

KAU

×

KAU

Sebarkan artikel ini

Kau masih terindah

Kau datang lalu pergi begitu cepat sebelum hatiku selesai menetap

Padahal dalam diam batinku,

ingin sekali jadi pulangmu


kini aku seperti senja,

menahan mandung sendirian

dengan petir kecil

yang terus pecah di dada


Dan kenangan tentangmu

Masih deras sebagaimana hujan

Penulis: Aira, SMAN 1 Kandangan.

Advertisements
Sastra

Detik berubah menjadi detak Membawa hangat yang tak…

Sastra

“Assalamualaikum warohmatulloh“ Aku menutup sholat dhuha dengan salam…

Sastra

Desa Harum adalah sebuah desa kecil yang terletak…