Close Ads Here
Close Ads Here
Close Ads Here
Close Ads Here
Kesehatan

Hati-Hati, Polusi Udara Picu Kerusakan Tulang pada Wanita Pascamenopause

×

Hati-Hati, Polusi Udara Picu Kerusakan Tulang pada Wanita Pascamenopause

Sebarkan artikel ini
Polusi Udara Tinggi Picu Kerusakan Simak Penjelasan Ini. Polusi udara adalah peristiwa masuknya atau tercampurnya unsur-unsur berbahaya ke dalam lapisan udara yang dapat mengakibatkan menurunnya kualitas udara.
Ilustrasi Polusi udara – Geralt – Pixabay

Urupedia – Perlu di ketahui bahwa tingkat polusi udara yang tinggi sangat berpengaruh pada kesehatan. Termasuk salah satunya berhubungan dengan kerusakan tulang pada wanita.

Penelitian baru yang dipimpin oleh sebuah tim di Mailman School of Public Health, Columbia University, di Amerika Serikat mempelajari efek dari polusi udara dan kepadatan mineral tulang. Khususnya pada wanita pascamenopause.

Sebelumnya, penelitian yang menghubungkan polusi udara dengan kepadatan mineral tulang, risiko osteoporosis, dan patah tulang pada kelompok usia lansia memang sudah ada. Tim ilmuwan menganalisis data yang dikumpulkan melalui studi Women’s Health Initiative terhadap 161.808 wanita pascamenopause.

Para ilmuwan mengukur kepadatan mineral tulang (BMD) seluruh tubuh, pinggul, leher femur, dan tulang belakang lumbar pada awal percobaan. Peneliti kemudian melakukan pengukuran lanjutan setelah satu tahun, tiga tahun, dan enam tahun dengan menggunakan absorptiometri sinar-X energi ganda.

Menurut Diddier Prada, temuan ini mengonfirmasi bahwa kualitas udara yang buruk dapat menjadi faktor risiko pengeroposan tulang, terlepas dari faktor sosioekonomi atau demografi.

“Untuk pertama kalinya, kami memiliki bukti bahwa nitrogen oksida, khususnya, merupakan kontributor utama kerusakan tulang dan tulang belakang lumbal merupakan salah satu tempat yang paling rentan terhadap kerusakan ini,” ujar Diddier Prada, seperti dilansir dari laman India (24/2/2023).

Penulis utama Andrea Baccarelli menyarankan untuk lebih fokus pada deteksi dini kelompok yang berisiko lebih tinggi mengalami kerusakan tulang akibat polusi udara. Sumber utama nitrous oxides adalah knalpot mobil dan truk serta emisi dari pembangkit tenaga listrik.

Usaha yang dapat dilakukan untuk mengurangi polusi udara yaitu: Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, berjalan, menanam pohon, memanfaatkan transportasi umum, bersepeda.

Penulis: Khamim fahmi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *