
Urupedia.id- Di berbagai wilayah di Indonesia, terdapat kepercayaan yang meyakini bahwa minum air kelapa muda saat hamil dapat membuat bayi yang lahir nantinya memiliki kulit lebih putih dan cerah.
Kepercayaan itu turun-temurun dan didukung oleh pengalaman keluarga, meski sejauh ini belum ada bukti ilmiah kuat yang mendukungnya.
Artikel ini akan membahas fenomena tersebut dari perspektif ilmu genetika, nutrisi, dan pendapat ahli medis.
Warna kulit manusia, termasuk bayi yang baru lahir, pada dasarnya ditentukan oleh genetik dan biologi pigmentasi kulit.
Menurut penelitian tentang evolusi dan genetika pigmentasi manusia, variasi warna kulit adalah hasil dari interaksi kompleks dari banyak gen yang mengatur produksi melanin pigmen yang memberi warna pada kulit dan variasi ini diwariskan dari kedua orang tua.
Ahli genetika kulit seperti Dr. Nina Jablonski menekankan bahwa variasi warna kulit manusia berkembang sebagai respons biologis terhadap tekanan lingkungan, dan ini tidak bergantung pada diet ibu selama kehamilan.
Secara khusus, jumlah dan jenis melanin yang diproduksi oleh melanocytes (sel penghasil pigmen) yang ditentukan oleh gen seperti MC1R, SLC45A2, dan berbagai varian gen lainnya berperan besar dalam warna kulit bayi.
Berdasarkan wawancara dengan Dr. Wiji Lestari, Dokter Spesialis Gizi Klinik dari FKUI-RSCM, dikutip oleh ANTARA News:
“Warna kulit bayi ditentukan oleh faktor genetik. Tidak ada bukti bahwa konsumsi kopi, air kelapa, atau makanan/minuman lain oleh ibu hamil bisa mempengaruhi warna kulit bayi yang baru lahir.”
Pendapat ini secara praktis menjelaskan bahwa hal-hal yang terlihat berwarna tertentu (misalnya kopi atau air kelapa) tidak mengubah gen atau produksi melanin di dalam tubuh janin.
Ahli lain juga sependapat bahwa faktor genetik dan biologis memegang peranan utama dalam pigmentasi kulit bayi dan hal tersebut tidak dapat diubah melalui pola makan saja.
Air kelapa muda memang mengandung beberapa nutrisi yang bermanfaat, tetapi tidak untuk mengubah warna kulit janin:
Kandungan utama air kelapa muda:
- Seperti kalium, magnesium, natrium
- Vitamin B kompleks dan C
- Asam amino dan antioksidan alami
- Mineral lain yang menyokong fungsi tubuh.
Penelitian yang mengulas komposisi air kelapa menyebutkan bahwa vitamin-vitamin seperti B1, B2, B3, B5, B6, B9 (folat), serta vitamin C terdapat di dalamnya dalam jumlah kecil.
Air kelapa bisa menjadi minuman yang sehat untuk ibu hamil dalam jumlah moderat karena membantu hidrasi dan menyediakan beberapa mineral penting, tetapi ini bukan faktor penentu warna kulit bayi.
Banyak kepercayaan tentang makanan atau minuman tertentu dalam kehamilan yang tersebar luas karena:
- Turun-temurun dari keluarga atau tetangga
- Penafsiran subjektif atas pengalaman pribadi
- Penyebaran informasi melalui media sosial tanpa tinjauan ilmiah
Penelitian sosial juga menunjukkan bahwa di beberapa komunitas, air kelapa disebut memiliki sifat “membersihkan” atau membuat kulit bayi terlihat bersih saat lahir, tetapi itu lebih berkaitan dengan persepsi budaya daripada bukti ilmiah.
Jadi kesimpulannya, warna kulit bayi ditentukan oleh faktor genetik yang kompleks melalui mekanisme produksi melanin dan kombinasi gen orang tua.
Minum air kelapa muda selama hamil tidak akan membuat bayi lahir dengan kulit lebih putih. Air kelapa dapat menjadi bagian dari diet sehat ibu hamil dalam jumlah moderat, namun manfaatnya lebih kepada hidrasi dan mineral, bukan perubahan warna kulit bayi.
Oleh: Lia Suroiya Wardani






