Opini

Setengah Merdeka

×

Setengah Merdeka

Sebarkan artikel ini
media urup urupedia Setengah Merdeka

Indonesa adalah negara yang sangat kaya. Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa, bahasa dan agama. Dengan kehidupan sosial yang kompleks ini Indonesia masih berdiri atas nama Indonesia. Falsafah bangsa Indonesia Bhinneka Tunggal Ika mampu menyatukan kemajemukan bangsa ini. Berkaca dari falsafah bangsa ini tentu tidak bisa lepas dari sejarah. Berbicara tentang Bhineka Tunggal Ika tidak bisa dipisahkan dari kerajaan Majapahit, kitab Sutasoma dan Mpu Tantular.

Peradaban besar dimulai jauh sebelum bangsa penjajah hadir ke Indonesia, menguras kekayaan bagsa hingga raib. Penjajahan menyebabkan bangsa ini lupa jati diri dan mengadopsi pola pikir yang ditinggalkan oleh penjajah, meramu dan melanggengkan tradisi untuk menjajah bangsa sendiri. Secara fisik, mungkin tak terlihat namun secara akal dan pemikiran, bangsa kita telah diracuni dan dikontaminasi saat ini.

Sebelum muncul nama ‘Indonesia,’ negara ini disebut dengan istilah ‘nusantara.’ Zaman dahulu, nusantara adalah sebuah wilayah yang sangat maju. Bukti kemajuan nusantara adalah dengan adanya kerajaan Majapahit. Selain itu teknologi pembuatan keris, alat musik (gamelan), perahu dan batik adalah bukti kemajuan tehnologi yang dikuasai peradaban nusantara. Masyarakat yang hidup pada saat itu bergantung pada perdagangan dan pertanian. Penguasaan terhadap jalur perdagangan dan sumber daya alam bahan produksi adalah keistimewaan wilayah Nusantara.

Akibat dari penjelajahan samudera oleh para bangsa Barat adalah awal mulanya masuknya ideologi kolonialisme dan imperialisme di Nusantara, ditandai dengan masuknya Potugis di Malaka dan Maluku. Selanjutnya kedatangan VOC di kepulauan Nusantara. Kedatangan VOC menyebabkan trasanksi perdagangan di Nusantara mengalami kendala sehingga menimbulkan perlawanan, baik yang dikobarkan oleh penguasa lokal yang beragama Islam, maupun yang selain Islam.

Untuk mengatasi persoalan tersebut pemerintah Belanda menerapakan sistem politik adu domba dan feodalisme sekaligus. Sehingga kekuasaan penguasa lokal menjadi terpecah belah. Dan Pemerintah Belanda berhasil tetap menguasai nusantara dan menjajahnya.

Proklamasi adalah puncak dari nasionalisme yang tumbuh sumbur pada tubuh bangsa ini. Sebab nasionalisme ini pula Nusantara berubah menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Setelah proklamasi dikumandangkan, memang bangsa ini telah merdeka dari penjajahan fisik. Tetapi ancaman penjajahan non fisik semakin nyata dengan tumbuhnya neokolonialisme. Tantangan nyata yang mengkungkung bangsa ini. Solusi untuk mengatasinya yaitu dengan meninggalkan mental inlader dan menumbuhkan kepercayaan diri atas kemampuan bangsa ini.

Penulis: Nailil Muna

Editor: Ummi Ulfa. S

Untuk mendapatkan berita dan tulisan ter-update dari kami bisa bergabung ke grup Telegram melalui link berikut (KLIK DISINI)

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *